Barcelona Sempat Hampir Rekrut Vinicius Junior dan Kylian Mbappe

Share

Raksasa La Liga, Barcelona, ternyata pernah berada dalam posisi yang sangat dekat untuk mengamankan jasa Vinicius Junior dan Kylian Mbappe.

Kenyataan tersebut diungkapkan oleh mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, seperti dikutip dari Bola.

Sebelum kedua bintang tersebut menjadi pilar utama Real Madrid, Barcelona telah melakukan langkah nyata untuk memboyong mereka ke Camp Nou.

Manajemen Barcelona sempat melakukan negosiasi intensif dengan pihak Vinicius Junior saat sang penyerang masih berseragam Flamengo pada 2017.

Upaya pendekatan tersebut bahkan sudah menghasilkan kesepakatan secara prinsip antara pihak klub dengan perwakilan sang pemain.

"Vinicius masuk radar klub. Kami berbicara dengan keluarganya dan juga agennya. Memang ada kesepakatan secara prinsip," kata Bartomeu kepada ESPN Deportes.

"Madrid kemungkinan memberikan tawaran yang lebih baik dibanding Barcelona dan akhirnya mendapatkan Vinicius," tambah Bartomeu.

Real Madrid kemudian meresmikan transfer Vinicius pada tahun 2017, namun sang pemain baru bergabung setahun setelahnya ketika genap berusia 18 tahun.

Vinicius sendiri pernah membeberkan pada 2019 bahwa keputusannya memilih Real Madrid didasari oleh proyek pengembangan karier yang lebih menjanjikan, meski Barcelona menyodorkan nilai kontrak yang lebih tinggi.

Selain Vinicius, Barcelona juga memiliki kesempatan besar untuk mendatangkan Kylian Mbappe ketika penyerang Prancis itu masih membela AS Monaco.

Bartomeu menegaskan bahwa kondisi finansial Barcelona saat itu sangat sehat dan mampu memenuhi tuntutan harga tinggi yang dipatok oleh AS Monaco.

"Monaco meminta angka yang sangat tinggi, tetapi Barcelona sebenarnya mampu membayarnya saat itu. Kami adalah klub dengan pemasukan terbesar di dunia dan memiliki kondisi keuangan yang sangat baik," ujar Bartomeu.

Komunikasi intensif juga telah dijalin dengan ayah Mbappe, namun intervensi dari Paris Saint-Germain mengubah arah kendali transfer.

"Saya ingat pernah berbicara beberapa kali dengan ayah Mbappe. Namun, Paris Saint-Germain memberi tekanan besar kepada Monaco dan saya rasa Mbappe juga lebih memilih pindah ke PSG karena itu klub asal Prancis," ungkap Bartomeu.

Kegagalan mendapatkan Mbappe membuat manajemen Barcelona mengalihkan bidikan dan merekrut Ousmane Dembele, yang kala itu menjadi pemain buruan utama tim pelatih.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author