Bank Dunia Sebut Filipina dan Vietnam Naik Kelas Ekonomi Melampaui Indonesia
Bank Dunia menetapkan Filipina dan Vietnam naik kelas secara ekonomi menjadi negara dengan tingkat pendapatan menengah ke atas. Penilaian terbaru ini menempatkan lima negara di Asia Tenggara memiliki strata ekonomi yang lebih tinggi daripada Indonesia, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Seperti dilansir dari Detik Finance, pendapatan nasional bruto per kapita Filipina menyentuh angka US$ 4.970 atau sekitar Rp 89,28 juta pada tahun 2025, menggunakan asumsi kurs Rp 17.964 per dolar AS. Sementara itu, Vietnam mencatatkan pendapatan per kapita sebesar US$ 4.850 atau setara dengan Rp 87,12 juta.
Pencapaian kedua negara jiran tersebut secara resmi telah melewati ambang batas minimal yang ditetapkan oleh Bank Dunia. Lembaga keuangan internasional itu menetapkan batas bawah untuk kategori kelompok negara berpendapatan menengah ke atas berada di angka US$ 4.636 atau senilai Rp 82,28 juta.
Akselerasi ekonomi di kedua negara tersebut didorong oleh beberapa faktor utama. Pemerintah setempat dinilai berhasil menerapkan rangkaian reformasi yang ramah terhadap dunia bisnis serta gencar melakukan investasi besar-besaran di sektor infrastruktur. Selain itu, optimalisasi pendapatan negara juga dipacu melalui strategi perluasan pasar ekspor.
"Model pertumbuhan berbasis ekspor Vietnam dan ekspansi berbasis luas Filipina yang mencerminkan peningkatan di semua industri utama, bukan hanya peningkatan di satu sektor, tetapi pergeseran ekonomi secara keseluruhan," jelas Bank Dunia.
Isu mengenai perubahan nama daerah juga mengemuka di tingkat regional. Wacana untuk mengubah nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda kembali mencuat ke publik setelah bergulir dalam Rapat Kerja Komisi I DPRD Jawa Barat bersama tim pengusul pada Kamis, 2 Juli.
Pihak yang mendukung usulan ini menilai langkah tersebut penting untuk mengembalikan eksistensi identitas Sunda yang dianggap memudar secara administratif. Penggunaan nama Sunda juga dipandang mampu merepresentasikan aspek budaya serta sosiologis masyarakat setempat secara lebih tepat.
Langkah Solo Karier Faiz Novascotia
Di bidang industri musik, vokalis sekaligus penulis lagu utama dari grup Reality Club, Faiz Novascotia, resmi memulai proyek solo. Langkah baru ini ditandai lewat peluncuran lagu perdana yang diberi judul "Still Show Up in My Dreams".
Proses kreatif pembuatan lagu bertema patah hati ini sengaja digarap tanpa membawa identitas dari band utamanya demi menjaga otentisitas emosi. Walaupun diproduksi secara mandiri, sejumlah kolaborator serta personel dari Reality Club tetap dilibatkan dalam proses produksinya.