Ahli Gizi Jelaskan Aturan dan Risiko Metode Diet OMAD
Metode diet One Meal a Day (OMAD) atau makan satu kali sehari kini menjadi perhatian karena diterapkan oleh sejumlah figur publik untuk menjaga bentuk tubuh ideal mereka. Ahli gizi menjelaskan bahwa pola makan yang mirip dengan puasa intermiten ini memiliki aturan ketat dan sejumlah risiko kesehatan jika dijalankan tanpa pengawasan.
Penerapan diet ketat ini dijalankan dengan membatasi waktu makan secara drastis guna memanipulasi penggunaan energi di dalam tubuh. Dilansir dari HaiBunda, penelitian mengenai efektivitas diet OMAD sejauh ini masih terbatas, meskipun sebuah tinjauan di jurnal Nutrients pada tahun 2022 menyebutkan pengalihan metabolisme dari puasa intermiten dapat membantu membakar lemak ketika tubuh kehabisan gula.
Terdapat empat aturan utama dalam menjalankan metode ini, yaitu konsistensi jadwal makan 23 jam berpuasa, kebebasan memilih menu pada waktu makan, pembatasan porsi agar tidak melebihi piring standar dengan tinggi tiga inci, serta kewajiban mengonsumsi minuman bebas kalori seperti air putih atau kopi hitam selama masa puasa.
Meskipun diklaim mampu menurunkan berat badan, pola diet ini memiliki beberapa kelemahan seperti memicu produksi hormon ghrelin yang meningkatkan rasa lapar, serta dinilai tidak lebih efektif daripada pengurangan kalori biasa. Efek samping lainnya meliputi risiko peningkatan tekanan darah dan kolesterol bagi penderita penyakit kardiovaskular atau diabetes, serta bahaya hipoglikemia akibat penurunan kadar gula darah secara drastis pada pengidap diabetes tipe 2.
Personel boyband Korea BTS, Jeon Jungkook, sempat membagikan pengalaman pribadinya dalam sebuah wawancara pada Januari lalu terkait manfaat psikologis yang dirasakannya selama menjalani diet ketat tersebut.
"Saat ini, saya sedang diet dan hanya makan satu kali sehari. Jadi saya sangat menantikan waktu makan itu. Saya sering berpikir, 'Apa yang harus saya makan hari ini?' dan menunggu dengan sabar," kata Jungkook, dilansir laman Rolling Stone.
Penyanyi berusia 28 tahun tersebut menambahkan bahwa jadwal aktivitasnya yang padat membuat dirinya tidak memiliki waktu pasti untuk makan, sehingga ia memanfaatkan setiap waktu luang yang ada.
"Ketika akhirnya saya makan, saya merasa puas," sambung Jungkook.
Selain personel BTS tersebut, aktor asal India Shah Rukh Khan juga diketahui menerapkan pola serupa untuk menjaga bentuk badannya. Mengenai mekanisme sistem puasa ini, penjelasan medis mengenai batasan durasi disampaikan oleh profesional kesehatan.
"Diet OMAD adalah metode puasa intermiten dengan kita berpuasa selama 23 jam dan kemudian makan satu kali makan besar setiap hari," kata ahli diet Elizabeth Barnes, RDN, dikutip dari laman Health.
Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan mengikuti metode diet OMAD ini tanpa adanya pengawasan langsung dari dokter atau ahli gizi agar tidak memicu gangguan kesehatan pada tubuh.