Dokter Spesialis Ungkap Aturan Aman Ibu Hamil Makan Hot Dog
Keinginan mengonsumsi makanan cepat saji seperti hot dog kerap meningkat saat masa kehamilan karena rasanya yang gurih dan penyajiannya yang praktis.
Hot dog sendiri merupakan hidangan berupa sosis yang disajikan di dalam roti panjang dengan tambahan aneka topping serta saus bumbu.
Sosis yang digunakan umumnya berbahan dasar daging sapi, ayam, atau kombinasi daging olahan lain yang sudah melewati proses pembumbuan.
Konsumsi hot dog bagi ibu hamil sebenarnya diperbolehkan dengan syarat daging olahan yang digunakan dipastikan benar-benar matang.
Dikutip dari HaiBunda, dr. Erica Montes yang merupakan dokter spesialis kandungan dan kebidanan memberikan penjelasan mengenai keamanan makanan ini.
"Makanan-makanan ini aman selama sosis dan daging olahan dipanaskan hingga beruap panas tepat sebelum disajikan," kata Dr. Erica Montes.
"Sosis sebenarnya bukanlah pilihan yang paling sehat, tetapi mengonsumsinya dalam jumlah sedikit tidak masalah."
Dr. Erica Montes menegaskan bahwa faktor penentu keamanan hidangan ini terletak pada tingkat kematangan saat proses memasak sosis.
Ibu hamil disarankan memasak sosis hingga suhu bagian dalamnya mencapai 165 derajat Fahrenheit atau setara dengan 73 derajat Celsius.
Jika memilih metode merebus, sosis perlu dipanaskan di dalam air mendidih selama empat menit sebelum siap dikonsumsi.
Apabila menggunakan perangkat microwave, proses pemanasan sosis membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit.
Proses memasak daging olahan hingga matang menjadi hal yang krusial demi menghindari risiko kontaminasi bakteri Listeria.
"Untuk mencegah listeriosis, makanan tersebut harus dipanaskan terlebih dahulu. Listeriosis adalah salah satu jenis keracunan makanan yang paling serius," ujar Dr. Erica Montes.
"Listeria adalah sejenis bakteri yang ditemukan di tanah, air, dan beberapa hewan, termasuk sapi dan unggas. Jika dimakan, bakteri ini menyebabkan penyakit bawaan makanan yang disebut listeriosis," kata Dr. Erica Montes.
Gejala listeriosis meliputi kondisi serupa flu, demam, badan pegal, menggigil, mual, kekakuan pada leher, sakit kepala, hingga diare.
Ibu hamil yang merasakan gejala-gejala tersebut setelah mengonsumsi hot dog dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.
Infeksi Listeria sangat diwaspadai karena ibu hamil memiliki risiko 10 kali lebih tinggi tertular dibandingkan orang dewasa sehat.
Bakteri ini juga menjadi salah satu patogen yang memiliki kemampuan menembus plasenta dan menginfeksi janin dalam kandungan.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) memberikan peringatan mengenai dampak jangka panjang infeksi ini pada bayi.
"Listeriosis (penyakit karena terpapar bakteri Listeria) dapat menyebabkan masalah kesehatan seumur hidup bagi bayi, termasuk keterbelakangan intelektual, kelumpuhan, kejang, kebutaan, serta masalah pada otak, ginjal, atau jantung. Listeriosis juga dapat menyebabkan kematian pada bayi baru lahir," tulis ACOG.
Hot dog sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai menu harian karena mengandung zat aditif seperti nitrat, pewarna buatan, dan monosodium glutamat (MSG).
"Secara keseluruhan, makanan-makanan ini bukanlah makanan yang paling sehat karena merupakan makanan olahan dan mengandung lemak jenuh dan natrium dalam jumlah besar," kata Dr. Erica Montes.