ASDP Indonesia Ferry Butuh Investasi Rp 23,49 Triliun

Share

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan kebutuhan investasi sebesar Rp 23,49 triliun hingga tahun 2030 mendatang untuk mendanai pengadaan kapal baru serta melakukan pengembangan infrastruktur di berbagai pelabuhan.

Kebutuhan dana yang besar tersebut dilansir dari Detik Finance dipaparkan langsung oleh Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR pada Rabu (24/6/2026).

"Untuk mendukung rencana eksplor dan eksploit selama 5 tahun ke depan, kami hitung sampai tahun 2030, ASDP membutuhkan total investasi sebesar Rp 23,49 triliun," ujar Heru Widodo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Alokasi dana akan difokuskan untuk membangun 46 unit kapal baru yang mencakup 18 kapal penyokong strategi long distance ferry (LDF), 15 kapal untuk memperkuat 14 lintasan aktif, dan 13 kapal guna peremajaan armada. Selain itu, investasi ini bakal membiayai 55 proyek pembangunan di 35 pelabuhan, termasuk proyek revitalisasi, fasilitas baru, hingga kemitraan strategis.

Manajemen menjelaskan bahwa sebagian nilai investasi tersebut bersifat nilai proyek, sehingga tidak seluruhnya dibebankan langsung pada anggaran belanja perusahaan.

"Mengingat sebagian akan didanai melalui skema kerjasama atau charter ketika nanti kami membutuhkan kapal baru. Kami menyampaikan angka ini secara transparan agar bapak ibu sekalian dapat memahami segala kebutuhan investasi ke depan," ujar Heru Widodo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author