AS Terbitkan Peringatan Perjalanan Global Akibat Situasi Timur Tengah

Share

Pemerintah Amerika Serikat merilis imbauan kewaspadaan perjalanan secara global untuk seluruh warganya. Langkah ini diambil seiring meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah yang dinilai rawan mengalami eskalasi sewaktu-waktu. Departemen Luar Negeri AS menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayah tersebut masih sangat tidak stabil.

Seperti dilansir dari Detik Travel, ancaman gangguan ini berpotensi berdampak pada keselamatan warga negara Amerika di berbagai kawasan. Melalui imbauan resmi tersebut, warga AS yang sedang berada di Timur Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan ekstra. Mereka diimbau bersiap menghadapi potensi pembatalan jadwal penerbangan hingga penutupan wilayah udara yang dapat terjadi secara berkala.

Warga Amerika juga diminta memantau secara berkala pembaruan informasi dari kedutaan, konsulat, maupun otoritas setempat. Bagi warga yang berada di luar kawasan, pemerintah mengimbau untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan menuju atau melintasi Timur Tengah.

"Fasilitas diplomatik AS, termasuk di luar Timur Tengah, telah menjadi target. Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran mungkin menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau di lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warga Amerika di seluruh dunia," tulis akun Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia. Peringatan perjalanan global berskala luas ini tergolong jarang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri AS. Berdasarkan laporan sejumlah media di Amerika Serikat, ini merupakan peringatan global pertama yang dirilis sejak Maret lalu.

Pada Maret sebelumnya, imbauan serupa sempat diterbitkan ketika konflik antara Iran dan Israel memanas akibat aksi saling serang. Peringatan semacam ini umumnya menjadi panduan resmi saat risiko keamanan internasional dinilai meningkat tajam. "Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga," demikian bunyi peringatan tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author