AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal Buka Selat Hormuz
Amerika Serikat dan Iran dilaporkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka kembali Selat Hormuz pada Senin (25/5/2026). Langkah diplomatik ini tercapai sebagai imbalan atas komitmen pemerintah Teheran untuk memusnahkan uranium yang diperkaya tinggi.
Informasi mengenai kesepakatan tersebut dilansir dari Detikcom melalui laporan media terkemuka Amerika Serikat, New York Times, yang mengutip seorang pejabat negara tersebut yang enggan disebutkan namanya. Hubungan kedua negara saat ini dilaporkan semakin dekat untuk memfinalisasi nota kesepahaman demi mengakhiri perang melalui perundingan tidak langsung yang dimediasi oleh Pakistan.
Meskipun kemajuan negosiasi telah tercapai, kesepakatan resmi antara kedua belah pihak belum ditandatangani secara hukum. Proses tersebut saat ini masih menunggu persetujuan akhir dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang diperkirakan memakan waktu beberapa hari.
Di tengah kabar perkembangan negosiasi tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan pernyataan mengenai mekanisme pengambilan kebijakan di internal negaranya. Pezeshkian menyampaikan posisi politik tersebut dalam pertemuan bersama kepala dan manajer Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran.
"Tidak ada keputusan di Republik Islam Iran yang akan diambil di luar kerangka Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) dan tanpa koordinasi serta izin dari pemimpin (tertinggi)," tegas Pezeshkian seperti dikutip dari Press TV.
Pernyataan dari pihak Iran ini muncul berbarengan dengan respons dari pihak Israel mengenai dinamika politik tersebut. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mengakui adanya hambatan besar dalam menyikapi arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Laporan media lokal Israel yang dikutip Anadolu Agency menyebutkan bahwa Netanyahu menghadapi kesulitan dalam mempengaruhi posisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran. Pengakuan tersebut diungkapkan oleh Netanyahu dalam sejumlah diskusi internal pemerintah yang digelar secara tertutup baru-baru ini.