Arne Slot Tegaskan Bertahan di Liverpool Meski Hadapi Kritik

Share

Manajer Liverpool Arne Slot menegaskan dirinya tidak pernah mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya meskipun harus menghadapi musim yang sulit dan kritik dari banyak pihak, seperti dilansir dari Bola pada Rabu (4/3/2026).

Klub raksasa Liga Inggris tersebut saat ini sedang menjalani musim yang mengecewakan dalam upaya mempertahankan gelar juara mereka. Peforma tim sepanjang musim ini bahkan membuat suporter di Stadion Anfield beberapa kali menyuarakan kekecewaan melalui cemoohan.

Kendati demikian, Slot merasa sangat optimistis mengenai masa depannya di klub. Manajer asal Belanda tersebut meyakini bahwa dirinya masih akan memimpin skuad The Reds untuk mengarungi kompetisi pada musim depan.

"I selalu ingin melanjutkan pekerjaan ini dan saya tidak pernah sekalipun berpikir untuk pergi. Seperti yang sudah sering saya katakan, saya rasa klub ini akan berada di posisi yang jauh lebih baik musim depan," ujar Arne Slot, Manajer Liverpool.

Slot juga memberikan penegasan mengenai fokus utama timnya saat ini. Ia menyatakan bahwa Liverpool masih memiliki target penting yang harus dicapai pada sisa musim berjalan, yaitu mengamankan tiket untuk lolos ke kompetisi Liga Champions.

Tekanan besar yang datang sebagai pelatih Liverpool diakui Slot menjadi salah satu pelajaran terbesar yang didapatkannya musim ini. Ia menanggapi gelombang kritik tersebut secara santai dengan merefleksikan usia serta pengalaman panjangnya di dunia sepak bola profesional.

"Saya selalu bertanya kepada diri sendiri, sebenarnya umur saya berapa? Saya rasa saya 47 tahun! Jadi saya bukan anak 12 tahun lagi," katanya Arne Slot, Manajer Liverpool.

Pengalaman menghadapi penilaian publik diakui Slot sudah terbentuk sejak dirinya masih menjadi pemain profesional pada usia muda. Menurutnya, situasi naik turun dalam penerimaan publik merupakan hal yang biasa bagi seorang pemain maupun manajer.

"Kadang orang menganggap Anda pemain yang hebat, kadang mereka tidak terlalu menyukai Anda. Sebagai manajer juga sama." kata Arne Slot, Manajer Liverpool.

Kemampuan mengelola tekanan dinilainya sebagai syarat mutlak untuk menakhodai klub sebesar Liverpool. Slot merasa dirinya telah membuktikan kapasitas tersebut selama menukangi tim sepanjang musim ini.

"Jika Anda tidak bisa menghadapi kritik, Anda tidak akan pernah bisa berada di klub seperti ini. Itu juga salah satu hal yang saya pelajari musim ini: saya ternyata cukup baik dalam menghadapi kritik," ujarnya Arne Slot, Manajer Liverpool.

Saat ini, fokus Liverpool tertuju pada laga krusial melawan Aston Villa di Villa Park. Kemenangan dalam pertandingan tersebut akan memastikan langkah The Reds untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan.

Slot mengungkapkan bahwa periode dua bulan lalu merupakan momen paling berat bagi timnya. Titik balik tersebut terjadi setelah Liverpool menelan kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) dan Manchester City.

"Itu pertama kalinya kami tidak lagi punya peluang memenangkan trofi apa pun. Namun, kami masih bisa memenangkan tiket Liga Champions," ucapnya Arne Slot, Manajer Liverpool.

Musim ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi Slot dalam karier kepelatihannya. Ia mengakui situasi tanpa raihan trofi di akhir musim merupakan hal yang jarang ia alami sebelumnya.

"Ini pertama kalinya dalam karier saya, bahwa saya tidak bertanding untuk trofi pada akhir musim. Hanya sekali saya pernah tidak memenangkan sesuatu, jadi sekarang akan menjadi tahun kedua. Itu akan menjadi hal yang baru bagi saya," ujarnya Arne Slot, Manajer Liverpool.

Mengenai kondisi skuad menjelang laga kontra Aston Villa, Liverpool mendapatkan perkembangan positif dari Mohamed Salah yang berpeluang kembali masuk skuad setelah pulih dari cedera hamstring, meski kemungkinan besar belum menjadi starter.

Kabar baik lain datang dari bek Ibrahima Konate yang dipastikan dalam kondisi baik setelah sempat mengalami cedera saat melawan Chelsea pekan lalu. Sementara itu, penjaga gawang Alisson Becker masih diragukan untuk tampil, dan Florian Wirtz dilaporkan sedang sakit sehingga harus menjalani pengobatan antibiotik.

Di samping itu, manajemen Liverpool juga telah menyusun rencana masa depan dengan berniat memulangkan Harvey Elliott pada pramusim mendatang. Langkah ini diambil setelah masa peminjaman sang pemain di bawah asuhan Unai Emery dinilai kurang berjalan dengan baik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author