Bareskrim Bongkar Modus Baru Penyelundupan Emas di Sunter Jakarta Utara
Bareskrim Polri membongkar praktik penyelundupan emas di kawasan Sunter, Jakarta Utara, yang menggunakan modus mengubah emas batangan menjadi gel agar dapat lolos dari pemeriksaan bandara.
Penggeledahan dilakukan pada Senin malam (17/8) sebagai pengembangan dari penangkapan dua warga negara India yang mencoba menyelundupkan emas ke Dubai, dilansir dari Detikcom.
Brigjen Mohammad Irhamni, Dirtipidter Bareskrim Polri, menyatakan, "Dari hasil penggeledahan, ditemukan dugaan modus baru dengan cara melebur emas menjadi serbuk."
Para pelaku menghancurkan emas batangan menjadi serbuk yang kemudian dicampur dengan zat kimia dan pewarna khusus sehingga teksturnya menyerupai gel.
"Di situ kemudian diberikan pewarna sesuai dengan jenis kainnya, kemudian diberikan obat kimia dan pewarna sehingga serbuk emas menjadi seperti gel," jelas Irhamni.
Emas berbentuk gel itu disembunyikan dalam celana dalam dan bra yang dimodifikasi agar tidak terdeteksi saat pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta.
"Sehingga tidak terdeteksi sebagai logam di x-ray bandara. Dan ketika diraba atau digeledah, terkesan tidak seperti logam, tetapi seperti kulit biasa atau kenyal," ujar Irhamni.
Bareskrim kini mengembangkan penyelidikan untuk memburu anggota sindikat lain, termasuk yang diduga melarikan diri ke luar negeri seperti Malaysia dan Filipina.
"Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri seperti ke Malaysia dan Filipina," tambah Irhamni.
Sindikat ini sebelumnya diketahui mampu mengumpulkan hingga 30 kilogram emas per hari dari seluruh Indonesia untuk diselundupkan. Total penyelundupan dapat mencapai satu ton per bulan.