APPBI Ungkap Alasan Pemasangan Pagar Tinggi di Mal

Share

Pengelola pusat perbelanjaan di beberapa kota Indonesia mulai memasang pagar besi tinggi untuk menertibkan arus keluar masuk pengunjung demi keselamatan lalu lintas sekitar, dilansir dari Detik Finance pada Jumat (31/7/2026).

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menjelaskan bahwa area mal yang terlalu terbuka dapat memicu bahaya lalu lintas jika pengunjung keluar masuk dari sembarang titik.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujar Alphonzus Widjaja, Ketua Umum APPBI.

Kebijakan tersebut diterapkan di beberapa mal daerah seperti Surabaya hingga Kota Kasablanka di Jakarta, serta umum ditemui pada area pusat kota yang berisiko menjadi titik demonstrasi.

"Pasti tidak, yang terjadi 10 tahun ini ada pagar itu semua mal-mal Lippo kita bongkar, kita turunkan," kata James Riady, CEO Lippo Group.

Pernyataan tersebut disampaikan James Riady untuk menegaskan bahwa pihak Lippo Group justru memilih menurunkan pembatas antara area perbelanjaan dengan kawasan sekitar.

"Oh nggak, nggak ada masalah (keamanan), nggak ada. Kita dari koordinasi dengan Apindo, dengan APPBI nggak ada masalah kok, nggak ada isu itu," ujar Budi Santoso, Menteri Perdagangan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal tersebut murni untuk penataan operasional dan tidak berkaitan dengan isu keamanan tertentu.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author