Andoni Iraola Resmi Latih Liverpool dan Siap Mulai Tur Pramusim
Era baru Liverpool resmi dimulai setelah manajemen bergerak cepat menunjuk Andoni Iraola sebagai manajer anyar. Penunjukan pelatih asal Spanyol ini dilakukan hanya beberapa hari setelah klub berpisah dengan Arne Slot.
Seperti dikutip dari Bola, Iraola resmi diserahkan tanggung jawab memimpin Liverpool pada Jumat (05/06/2026) dini hari WIB. Bersama skuad The Reds, Iraola telah menandatangani kesepakatan kontrak dengan durasi dua tahun.
Mantan pelatih Bournemouth tersebut bersiap memulai tantangan besar bersama Liverpool. Langkah awal Iraola akan dimulai melalui debut tidak resmi dalam rangkaian tur pramusim klub di Amerika Serikat.
Laga perdana Iraola di kursi manajer dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli mendatang. Liverpool akan menghadapi Sunderland di Geodis Park, Nashville, Tennessee.
Empat hari berselang, Liverpool bakal meladeni perlawanan Wrexham di New York City. Rangkaian tur di Amerika Serikat ini kemudian ditutup dengan menghadapi Leeds United di Chicago pada 2 Agustus.
Tiga pertandingan pramusim tersebut menjadi momen penting bagi Iraola. Agenda ini digunakan untuk membangun identitas permainan tim serta mengenal karakter para pemainnya lebih dalam.
Debut di Anfield dan Kompetisi Resmi
Setelah menyelesaikan tur Amerika Serikat, Iraola akan merasakan atmosfer Anfield untuk pertama kalinya sebagai manajer Liverpool. Momen tersebut dijadwalkan terjadi saat menjamu AS Monaco pada 9 Agustus.
Satu laga pramusim terakhir akan digelar sepekan kemudian. Liverpool dijadwalkan menghadapi Como yang saat ini ditangani oleh mantan gelandang Arsenal dan Barcelona, Cesc Fabregas.
Sementara itu, lawan pertama Liverpool di Premier League musim 2026/2027 baru akan diketahui setelah jadwal resmi dirilis pada 19 Jun mendatang. Banyak pihak menantikan reuni Iraola dengan mantan klubnya, Bournemouth.
Antusiasme Atmosfer Anfield
Iraola mengaku sudah tidak asing dengan atmosfer Stadion Anfield karena pernah merasakannya saat masih menangani Bournemouth. Salah satu momen yang membekas adalah gol kemenangan Liverpool pada laga pembuka Premier League musim lalu.
"I pernah berada di sisi yang berlawanan. Saya masih ingat gol Federico Chiesa di akhir pertandingan pertama musim lalu," ujar Iraola.
"Saat itu skor 2-2 dan kami merasa mungkin bisa membawa pulang sesuatu. Lalu dia mencetak gol dan seluruh stadion meledak. Luar biasa. Sekarang saya ingin merasakan hal itu dari sisi yang berbeda," lanjutnya.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk segera membuktikan kapasitas diri dan menjadi bagian dari perjalanan baru klub.
"Ketika Anda datang ke klub baru, Anda harus membuktikan diri terlebih dahulu. Anda harus mendapatkan hak untuk benar-benar menjadi bagian dari klub itu," ucap Iraola.
"Saya ingin melakukannya secepat mungkin agar bisa merayakan kemenangan bersama para suporter dan menjadi bagian dari momen-momen spesial tersebut," sambungnya.