Amman Mineral Bantah Rencana Pencatatan Saham di Bursa Hong Kong

Share

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membantah kabar yang menyebutkan perseroan tengah menjajaki opsi untuk melakukan pencatatan saham di bursa efek Hong Kong pada Kamis (16/7/2026).

Kabar mengenai penjajakan aksi korporasi tersebut sebelumnya beredar di masyarakat dan menyebutkan bahwa pihak perseroan sedang mengumpulkan tim pendukung untuk merealisasikan rencana tersebut, seperti dilansir dari Detik Finance.

Pihak manajemen segera memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang berkembang di kalangan pelaku pasar modal tersebut.

"Dengan ini Perseroan menyampaikan bahwa informasi yang diberitakan oleh artikel pada media massa tersebut bersifat spekulasi. Sampai dengan tanggal surat ini, fokus Perseroan adalah menjalankan strategi bisnis yang telah ditetapkan dan penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," ungkap Direktur Utama AMMN, Arief Widyawan.

Manajemen emiten tambang tembaga dan emas ini juga memastikan situasi internal dan operasional perusahaan tetap berjalan normal tanpa adanya kejadian material baru.

"Perseroan akan senantiasa mematuhi seluruh peraturan terkait keterbukaan informasi," pungkasnya.

Di lantai bursa, saham AMMN bergerak positif dengan mengalami kenaikan sebesar 3,99 persen menuju level Rp 3.910 per lembar saham pada perdagangan hari ini.

Pertumbuhan positif ini melengkapi tren penguatan harga saham perusahaan yang sudah tercatat melonjak hingga 13,33 persen dalam kurun waktu lima hari perdagangan terakhir.

AMMN sendiri pertama kali melantai sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia pada 7 Juli 2023 dan kini menjadi salah satu konstituen dalam papan utama indeks LQ45.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Amman Mineral AMMN saham
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author