Alasan Medis Ibu Hamil Lebih Sering Melahirkan pada Malam Hari
Banyak calon ibu merasakan kontraksi persalinan mulai meningkat saat matahari terbenam hingga malam hari. Fenomena bayi lahir pada rentang malam hingga dini hari ini terbukti memiliki penjelasan medis yang kuat. Sebagaimana dilansir dari HaiBunda, persalinan spontan memang lebih sering dimulai pada malam hari.
Hal ini dipengaruhi oleh mekanisme jam biologis tubuh serta dinamika perubahan hormon ibu hamil. Ritme sirkadian atau jam biologis mengatur berbagai fungsi tubuh manusia secara alami. Salah satu hormon yang diproduksi otak saat kondisi gelap adalah melatonin, yang berfungsi mengatur pola tidur sekaligus memicu persalinan.
Riset dalam jurnal Frontiers in Endocrinology mengungkapkan bahwa melatonin bekerja sama dengan oksitosin. Oksitosin merupakan hormon utama yang bertugas merangsang kontraksi otot rahim demi membuka leher rahim.
Ketika produksi melatonin meningkat di malam hari, sensitivitas rahim terhadap oksitosin ikut melonjak. Peneliti dari Yale School of Medicine mengonfirmasi bahwa interaksi kedua hormon tersebut membuat kontraksi rahim menjadi jauh lebih efektif dan teratur.
Faktor Suasana Tenang dan Teori Evolusi
Suasana malam yang cenderung tenang memberi dampak positif bagi kondisi psikologis ibu hamil. Rasa aman dan rileks memicu peningkatan produksi hormon oksitosin sehingga proses kelahiran dapat berjalan lebih lancar.
Di samping faktor hormonal, para ahli mengemukakan teori evolusi terkait kebiasaan ini. Pada zaman dahulu, melahirkan di malam hari memberikan tingkat keamanan lebih tinggi karena seluruh anggota kelompok sedang berkumpul dan beristirahat.
Faktor Penentu Waktu Persalinan
Meskipun ritme biologis mendukung persalinan malam hari, tidak semua bayi lahir pada rentang waktu tersebut. Waktu kelahiran tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor medis yang beragam pada setiap ibu hamil.
Beberapa faktor penentu di antaranya jenis persalinan spontan atau induksi, jadwal operasi caesar, kondisi kesehatan ibu dan janin, usia kehamilan, serta riwayat persalinan sebelumnya.
Langkah Antisipasi Saat Kontraksi Muncul
Ibu hamil tidak perlu panik jika mulai merasakan tanda persalinan di malam hari. Penting untuk segera menghitung frekuensi serta durasi kontraksi secara berkala.
Apabila kontraksi terjadi setiap lima menit selama satu menit dan bertahan konsisten selama satu jam, segera datangi fasilitas kesehatan. Penanganan medis juga wajib segera dilakukan jika air ketuban pecah atau timbul pendarahan.