Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Setelah Tekuk Damac
Al Nassr resmi mengunci gelar juara Liga Arab Saudi 2025/2026 setelah menumbangkan Damac dengan skor 4-1 pada laga pekan pamungkas di Stadion Alawwal Park, Riyadh, Jumat (22/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan klub berjuluk Faris Najd tersebut dipastikan melalui dua gol Cristiano Ronaldo, serta sumbangan gol dari Kingsley Coman dan Sadio Mane, sementara Damac membalas lewat penalti Morlaye Sylla.
Hasil pertandingan ini membawa Al Nassr finis di puncak klasemen dengan koleksi 86 poin dari 34 laga, unggul dua angka dari pesaing terdekat mereka, Al Hilal, yang berada di peringkat kedua.
Bagi Al Nassr, trofi ke-11 ini mengakhiri dahaga gelar juara liga domestik yang terakhir kali mereka rasakan pada musim 2018/2019 silam.
Keberhasilan ini juga menandai gelar liga pertama bagi Ronaldo sejak berseragam Al Nassr pada awal tahun 2023, setelah sebelumnya ia selalu finis sebagai runner-up meski menjadi pencetak gol terbanyak liga.
Kapten tim nasional Portugal berusia 41 tahun tersebut tidak mampu membendung air matanya setelah mencetak gol penutup dan saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Sisi emosional Ronaldo pecah menyusul rentetan kegagalan Al Nassr sebelumnya, termasuk hasil imbang 1-1 kontra Al Hilal pada 12 Mei akibat gol bunuh diri kiper Bento, serta kekalahan 1-0 dari Gamba Osaka di final Asian Champions League Two pada 17 Mei.
Gelar kompetisi tertinggi Arab Saudi ini sekaligus menjadi trofi liga kedelapan sepanjang karier profesional Ronaldo di empat negara berbeda, termasuk bersama Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Damac resmi terdegradasi ke kasta kedua setelah finis di urutan ke-16 dengan 29 poin, kalah bersaing dengan Al Riyadh yang menang 1-0 atas Al Okhdood.
Jalannya pertandingan diawali gol sundulan Sadio Mane memanfaatkan sepak pojok Joao Felix pada menit ke-34, disusul gol sepakan kaki kiri Kingsley Coman setelah menerima umpan Ronaldo pada menit ke-52.
Damac sempat memperkecil kedudukan lewat penalti Morlaye Sylla pada menit ke-58, sebelum Ronaldo memperlebar jarak melalui eksekusi tendangan bebas spektakuler dari sudut sempit dan satu gol tambahan dari jarak dekat.
Musim kompetisi ini sempat diwarnai ketegangan internal ketika Ronaldo absen dalam dua pertandingan pada Februari, di tengah isu mengenai tata kelola klub oleh Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik saham mayoritas.
Beberapa pemain dari klub rival seperti Ivan Toney dari Al Ahli dan Galeno bahkan sempat melontarkan tuduhan bahwa pihak penyelenggara liga memberikan perlakuan istimewa kepada Ronaldo dan Al Nassr.
"I think this is not good for the league. Everyone complains. This is football, this is not a war… but not everything is allowed. I am going to speak at the end of the season because I've seen many, many bad things. Many players have complained, doing posts on Instagram, on Facebook, speaking about the referees, speaking about the league, speaking about the project. This is not good. This is not the goal of the league." kata Cristiano Ronaldo, Penyerang Al Nassr.
Pencapaian Al Nassr musim ini dinilai memberikan dorongan penting bagi proyek sepak bola Arab Saudi yang dilaporkan mulai mengalami penurunan publikasi global dibandingkan beberapa tahun lalu.
Profesor olahraga Afro-Eurasia dari Emlyon Business School di Paris, Simon Chadwick, memberikan analisisnya mengenai dampak kemenangan ini terhadap kebijakan investasi olahraga di negara tersebut.
"Officials in Riyadh will likely see an Al-Nassr triumph as vindication of both Ronaldo's signing and of the decision to keep the club under PIF ownership," kata Simon Chadwick, Profesor Emlyon Business School kepada BBC.
Chadwick menambahkan bahwa kesuksesan domestik ini harus segera dilanjutkan dengan pencapaian di level internasional agar klub dapat membangun reputasi yang setara dengan tim-tim besar Asia lainnya.
"The league win will also help to confirm the Saudi view that success can be rapidly achieved given the right mix of domestic strategy and overseas acquisition. For Al-Nassr, to achieve the iconic status as some of its domestic and Asian rivals, the club must keep on winning and also secure continental titles." ujar Simon Chadwick, Profesor Emlyon Business School kepada BBC.
Setelah merampungkan musim kompetisi domestik, Cristiano Ronaldo dijadwalkan langsung bergabung dengan skuad tim nasional Portugal untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.