Prabowo Subianto Soroti Ukuran Potongan Ayam Makanan Bergizi Gratis

Share

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai standardisasi menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dalam rapat konsolidasi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).

Sorotan utama tertuju pada ketidakmerataan ukuran potongan daging ayam setelah ditemukan dua wadah sampel dengan jumlah potongan berbeda, yakni satu wadah berisi 8 potong dan wadah lainnya berisi 14 potong.

Langkah penegasan diambil oleh Presiden Prabowo demi menjaga kualitas gizi serta menghindari kekecewaan anak-anak penerima manfaat program nasional tersebut.

"Kalau potong lebih dari 14, dosa! dosa! Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa," tegas Prabowo, seperti dikutip dari detikNews (4/6/2026).

Merespons arahan tersebut, pengelolaan teknis dapur MBG di Bogor memberikan penjelasan mengenai standar ideal pembagian porsi daging ayam yang digunakan di lapangan, sebagaimana dilansir dari Detik Food.

Chef Kumink, juru masak yang mengelola MBG di Bogor, Jawa Barat, menerangkan bahwa pihaknya menerapkan standar pemotongan satu ekor ayam utuh menjadi delapan bagian untuk menjaga ukuran tetap besar.

"Idealnya kalo saya pribadi itu 1 ekor ayam yang ukuran 1 kg dibagi 8 potong," ujar Chef Kumink, chef yang mengelola MBG di Bogor, Jawa Barat.

Penerapan ukuran tersebut berimplikasi langsung pada dimensi hidangan yang disajikan kepada para siswa.

"Makanya ukurannya besar-besar (di tempat saya)," lanjutnya.

Sistem pengadaan bahan baku di dapur MBG Bogor tidak melakukan pemotongan mandiri, melainkan mengandalkan pasokan yang sudah terbagi dari pihak mitra peternak.

"Ayam potong itu dari peternak (supplier) sudah dipotong, lalu harus kondisi beku dikirim ke dapur agar segar nggak busuk," jelas Chef Kumink.

Proses kendali mutu tetap dijalankan secara ketat oleh personel bagian persiapan sebelum daging masuk ke tahap pengolahan.

"Jumlah timbangan tetap dicek dan dihitung satu per satu oleh tim persiapan di MBG tempat saya," tambahnya.

Variasi menu ayam potong delapan ini dominan diolah menggunakan bumbu tradisional Nusantara seperti bumbu Bali dan Aceh dengan penyesuaian tingkat kepedasan berdasarkan jenjang sekolah anak.

"Menu yang paling banyak disukai jadiin bumbu Bali atau ayam bumbu Aceh. Kadar pedasnya diatur untuk anak SD dibuat manis. Anak SMP-SMA sedikit pedas," ungkap Chef Kumink.

Selain variasi tersebut, pihak dapur juga memproduksi menu olahan lain seperti semur, ayam goreng kremes, serundeng, hingga ayam bakar Klaten.

"Ayam potong bisa diolah jadi semur ayam, ayam goreng kremes, ayam serundeng, bumbu bali, bumbu aceh, ayam bakar klaten masih bnyak lagi," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author