John C Reilly Ungkap Upaya Gagalkan Leonardo DiCaprio Main Film Titanic

Share

Aktor senior John C Reilly mengungkapkan upayanya di masa lalu untuk membujuk Leonardo DiCaprio agar menolak peran Jack Dawson dalam film legendaris Titanic, seperti dilansir dari Detikcom.

Reilly berusaha memengaruhi DiCaprio agar lebih memilih membintangi film Boogie Nights karya sutradara Paul Thomas Anderson karena keduanya sudah saling kenal sejak lama.

"Sebelum Mark (Wahlberg) main di sana, Paul tadinya pengin banget Leo DiCaprio main. Dan aku juga (main) di What's Eating Gilbert Grape bareng Mary (Steenburgen) dan Leo, jadi aku udah kenal sama Leo. Aku ketemu dia waktu usianya masih 17 tahun." kata John C Reilly dalam podcast Where Everybody Knows Your Name.

Reilly kemudian menawarkan diri kepada Paul Thomas Anderson untuk membawa DiCaprio masuk ke dalam proyek film tersebut.

"Aku pun langsung bilang,'Sini biar gw aja yang ngurus, Paul. Aku bakalan ngebikin dia (Leo) gabung di film lo. Aku udah kenal dia dari dia masih anak-anak,'" kenang John C Reilly.

Upaya tersebut menemui jalan buntu lantaran sutradara James Cameron sudah terlebih dahulu menyodorkan tawaran proyek Titanic kepada DiCaprio.

"Aku duduk bareng dia di Hillhurst yang ada di Silver Lake dan aku pun ngomong,'Leo denger, biar gw kasih tau sesuatu. Titanic itu, film soal kapal yang tenggelam. Semuanya udah tau kalau kapal itu tenggelam!" ucap John C Reilly.

Reilly saat itu meyakini bahwa penonton tidak akan peduli dengan karakter-karakter yang berada di dalam kapal tersebut.

"Gak bakalan ada yang peduli siapa yang ada di dalam kapal itu," tambah John C Reilly.

Meskipun dibujuk, DiCaprio tidak memberikan jawaban pasti karena sang agen menilai film Titanic memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas box office.

Demi meyakinkan sang kolega, Reilly terus memuji Paul Thomas Anderson sebagai sutradara masa depan yang sangat bertalenta, walau proyek filmnya saat itu dinilai cukup berisiko dan nyeleneh.

"Pada waktu kita ingin membuat Boogie Nights bareng-bareng, (waktu itu) film berbau porno masih agak tabu. Sulit sih ngebayanginnya sekarang, ya kalian mungkin inget," ucap John C Reilly.

Tema yang sensitif tersebut membuat banyak aktor dan manajer menolak tawaran bermain karena adanya konten dewasa yang dianggap terlalu berani pada zaman itu.

"(Dulu) semua aktor dan managernya kayak,'Porno? Wah, sorry banget tapi nggak deh.' Dan bahkan ada alat kelamin pria juga di film! Semuanya makin kenceng aja nolaknya," tambah John C Reilly.

DiCaprio akhirnya tetap memilih Titanic yang sukses besar, sementara penyesalan karena melewatkan Boogie Nights terobati setelah ia berhasil bekerja sama dengan Paul Thomas Anderson dalam film One Battle After Another yang memenangkan piala Oscar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author