PSIM Yogyakarta Lepas Penyerang Deri Corfe Jelang Super League
PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang asal Inggris, Deri Corfe, untuk kompetisi Super League 2026/2027 setelah masa kontrak sang pemain habis pada akhir musim lalu, dilansir dari Bola.
Keputusan manajemen Laskar Mataram untuk tidak memperpanjang masa bakti pemain berusia 28 tahun tersebut memutus kebersamaan yang baru terjalin selama satu musim di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
General Manager PSIM, Steven Sunny Salvatore, mengonfirmasi selesainya kerja sama tersebut secara langsung pada Rabu (3/6/2026).
"Corfe dari kami manajemen memang tidak perpanjang jasanya karena kontraknya juga sudah selesai," ujar Steven Sunny.
Mengenai langkah karier sang penyerang selanjutnya, nama Deri Corfe kini mulai dikaitkan dengan PSIS Semarang yang tengah menyusun kekuatan baru demi menghadapi Championship 2026/2027.
"Tapi perihal ke PSIS, saya tidak bisa konfirmasi hal tersebut," kata Steven.
Jika rumor kepindahan ke PSIS Semarang tersebut terwujud, Deri Corfe memiliki kesempatan untuk kembali bermain bersama mantan rekannya di PSIM, Rafinha, yang sudah lebih dulu bergabung dengan Laskar Mahesa Jenar pada paruh musim lalu.
Selama membela PSIM Yogyakarta di kompetisi BRI Super League 2025/2026, Deri Corfe menjadi salah satu pilar andalan bagi strategi taktik pelatih Jean-Paul van Gastel.
Pemain kelahiran Chester tersebut mencatatkan 30 penampilan dan menyumbang tiga gol serta satu assist dengan fleksibilitas posisi sebagai penyerang tengah maupun pemain sayap.
Gol terakhir Deri Corfe untuk Laskar Mataram tercipta pada laga pamungkas musim di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (22/5/2026), meskipun laga itu berakhir dengan kekalahan PSIM 1-3 dari Arema FC.
Secara keseluruhan, PSIM Yogyakarta menutup musim sebagai tim promosi di peringkat ke-11 dengan mengoleksi 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan dari total 34 pertandingan.