Adu Spesifikasi Jetour T1 i-DM Versus Geely Starray EM-i
Persaingan kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan di segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) kini kedatangan dua rival kuat asal China. Jetour T1 i-DM dan Geely Starray EM-i hadir menawarkan performa serta teknologi modern untuk memikat konsumen tanah air.
Dikutip dari Moladin, kedua pabrikan ini sedang gencar memperluas pasar elektrifikasi lewat karakter kendaraan yang bertolak belakang. Walau memadukan mesin bensin dan motor listrik, masing-masing model menyasar segmentasi pengguna yang berbeda.
Perbedaan mendasar dari kedua Sport Utility Vehicle (SUV) ini mencakup aspek dimensi, kapasitas kabin, ketangguhan sistem penggerak roda, hingga efisiensi baterai.
Geely Starray EM-i dirancang sebagai kendaraan keluarga dengan proporsi bodi yang lebih masif. Tampilannya mengusung garis desain modern yang halus dan aerodinamis, menjadikannya tampak elegan saat melintasi jalanan perkotaan harian.
Berbeda dengan rivalnya, Jetour T1 i-DM memikat perhatian lewat bentuk bodi kotak atau boxy yang kental dengan aura petualang ala light off-roader. Kehadiran jarak terendah ke tanah atau ground clearance setinggi 220 mm membuat penampilannya terasa lebih gagah.
| Spesifikasi | Geely Starray EM-i | Jetour T1 i-DM |
|---|---|---|
| Panjang | 4.740 mm | 4.612 mm |
| Lebar | 1.905 mm | ±1.900 mm |
| Tinggi | 1.685 mm | ±1.700 mm |
| Wheelbase | 2.777 mm | ±2.800 mm |
| Ground Clearance | – | 220 mm |
Kenyamanan Kabin dan Ruang Bagasi
Dimensi panjang yang unggul membuat Geely Starray EM-i menyediakan ruang kaki yang ekstra lega bagi penumpang di baris belakang. Sektor akomodasi barang ditunjang oleh kapasitas bagasi luas mencapai 528 liter yang siap menampung bawaan liburan.
Di sisi lain, Jetour T1 i-DM menerapkan konfigurasi interior praktis yang kokoh guna mendukung aktivitas luar ruangan. Meski ruang bagasinya tidak seluas milik Geely, tata letak kabinnya dibuat fungsional untuk keperluan semi off-road.
Sistem Penggerak Roda dan Traksi Jalanan
Sektor penyaluran tenaga menjadi pembeda paling krusial di antara kedua SUV PHEV ini. Jetour T1 i-DM sudah dipersenjatai dengan sistem penggerak semua roda atau All-Wheel Drive (AWD) demi mengoptimalkan traksi di medan licin.
Sementara itu, Geely Starray EM-i lebih mengedepankan efisiensi berkendara lewat sistem penggerak roda depan atau Front-Wheel Drive (FWD). Konfigurasi FWD ini dinilai sudah sangat mumpuni untuk mobilitas di dalam kota.
Penggunaan sistem penggerak AWD pada Jetour T1 i-DM baru akan terasa optimal saat mobil melewati rute pegunungan yang curam atau jalanan tanah yang menantang.
Daya Tahan Baterai dan Jarak Tempuh Maksimal
Urusan efisiensi baterai menempatkan Jetour T1 i-DM unggul tipis atas Geely Starray EM-i. Geely membenamkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,4 kWh yang sanggup melaju hingga 105 km dalam mode listrik murni.
Saat kondisi tangki bensin dan daya baterai terisi penuh, total jarak tempuh Geely Starray EM-i diklaim menembus angka lebih dari 1.000 km.
Jetour T1 i-DM menawarkan daya jelajah listrik murni yang sedikit lebih jauh, yakni mencapai 117 km. Hebatnya lagi, kombinasi daya baterai dan bahan bakarnya sanggup membawa mobil menempuh total perjalanan sejauh 1.300 km.
Spesifikasi dan Performa Dapur Pacu
Dapur pacu Geely Starray EM-i mengandalkan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated bertenaga 98 hp dan torsi 125 Nm. Kinerjanya disokong motor listrik berdaya 214 hp dan torsi 325 Nm, sehingga akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 8,1 detik.
Jetour T1 i-DM menghadirkan paket performa yang jauh lebih agresif. Mobil ini mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc turbocharger dengan motor listrik bertenaga besar yang disalurkan melalui sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Konsumen yang mencari kenyamanan keluarga, bagasi lapang, dan efisiensi perkotaan dapat mempertimbangkan Geely Starray EM-i. Namun, bagi pencinta desain tangguh, tenaga turbo besar, dan sistem penggerak AWD, Jetour T1 i-DM menjadi opsi yang menarik.