Ivar Jenner Ungkap Proses Adaptasi Bersama Dewa United di BRI Super League

Share

Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, menceritakan proses adaptasinya setelah lebih dari tiga bulan berkarier bersama Dewa United di BRI Super League 2025/2026. Seperti dikutip dari Bola, pemain muda ini sempat kesulitan di awal kepindahannya sebelum akhirnya mampu melakukan penyesuaian dengan baik.

Ivar Jenner memutuskan berkarier di Indonesia sejak meninggalkan FC Utrecht pada Februari 2026. Pemain berusia 22 tahun tersebut memilih untuk melanjutkan kariernya bersama Dewa United pada bursa transfer paruh musim BRI Super League.

Pada bulan-bulan pertama, Ivar memang belum bisa langsung mendapatkan menit bermain yang memadai di klub asuhan Jan Olde Riekerink itu. Sepanjang periode Februari 2026, dia tercatat hanya bermain satu kali saja sebagai starter.

Ivar menjelaskan bulan-bulan pertama ini menjadi salah satu periode yang paling menantang. Menurutnya, salah satu hal yang cukup menjadi hambatan ialah cuaca. Namun, sekarang semuanya sudah terasa jauh lebih baik.

"Pada masa awal, mungkin cuma cuacanya yang sedikit mengganggu. Namun, sekarang semuanya sudah berjalan lancar. Dan menurut saya proses adaptasinya berjalan cepat," ujar Ivar Jenner.

Ivar membutuhkan waktu untuk bisa menyesuaikan diri dengan hal-hal baru di sekelilingnya secara bertahap. Setelah beberapa bulan, pemain kelahiran Utrecht ini akhirnya sudah bisa beradaptasi dengan optimal di Indonesia.

Kini dia juga menjadi salah satu kunci penting di balik kebangkitan Dewa United di putaran kedua BRI Super League. Gelandang ini mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari sang pelatih, Jan Olde Riekerink.

"Ya, mungkin di awal ada beberapa hal yang sedikit sulit, tapi menurut saya dua setengah hingga tiga bulan terakhir berjalan sangat baik," ujar Ivar Jenner.

"Tidak hanya bagi saya, tapi juga performa tim. Jadi, ya, saya senang dengan itu dan proses adaptasinya berjalan baik," lanjutnya.

Sejauh ini, Ivar Jenner sudah mencatatkan 12 kali penampilan di BRI Super League. Dari total performa tersebut, 10 laga di antaranya dilalui sebagai starter, dan ia juga kerap bermain penuh selama 2×45 menit di lini tengah.

Sebelum memutuskan berkarier di Indonesia, Ivar Jenner sempat kesulitan mendapatkan menit bermain yang reguler bersama klubnya di Liga Belanda. Dia bahkan belum berhasil menembus tim senior FC Utrecht.

Ivar lebih banyak dimainkan bersama Jong FC Utrecht alias tim U-21 yang berkompetisi di kasta kedua Liga Belanda. Kesempatan tampil di sana juga terbatas karena ia lebih banyak turun sebagai pemain pengganti.

Melalui menit bermain yang lebih reguler di BRI Super League, Ivar diharapkan bisa menemukan kembali performa terbaiknya. Modal performa ini sangat ia butuhkan untuk bisa bersaing di lini tengah Timnas Indonesia.

Di bawah asuhan John Herdman, Ivar sedikit terbantu untuk kembali mendapatkan kesempatan bermain di FIFA Series 2026. Momen ini terjadi karena absennya Thom Haye yang terkena sanksi larangan bermain dari Komdis FIFA.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author