Studi Ungkap Anjing Punya Perilaku Menolong Mirip Balita
Hewan peliharaan sering kali menunjukkan kebiasaan unik saat mendampingi aktivitas pemiliknya. Dilansir dari Detikcom, sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Animal Behaviour Volume 233 pada Maret 2026 menunjukkan bahwa anjing mempunyai dorongan alami untuk menolong manusia lewat metode yang menyerupai tindakan seorang balita.
Kecenderungan tersebut terlihat secara spontan ketika hewan ini menyaksikan pemiliknya berada dalam kesulitan untuk menemukan suatu objek. Tanpa menerima perintah, anjing memperlihatkan gestur memberikan petunjuk atau berupaya membawakan benda yang sedang dicari. Para ahli mengategorikan aksi ini sebagai bentuk perilaku prososial, bukan sekadar ketertarikan biasa terhadap sebuah benda.
Seorang psikolog dari Eötvös Loránd University melakukan pengamatan untuk membandingkan sifat prososial yang ada pada manusia, anjing, dan kucing. Perilaku prososial sendiri diartikan sebagai tindakan sukarela untuk menolong pihak lain tanpa mengharapkan keuntungan atau imbalan secara langsung.
Dalam pengujian tersebut, orang tua atau pemilik hewan diminta berpura-pura mencari sebuah benda yang sengaja disembunyikan di depan anak, anjing, atau kucing mereka. Pemilik tidak diperkenankan meminta bantuan secara langsung kepada subjek uji coba tersebut.
Tim peneliti kemudian memantau reaksi yang ditunjukkan. Anjing terbukti memperlihatkan inisiatif bantuan dengan cara mengalihkan pandangan secara bergantian antara objek dan pemilik, mendekati area persembunyian, hingga mengambil benda dimaksud.
"Anak-anak pada usia ini memang sudah diketahui bisa membantu orang lain. Hasil mereka yang serupa dengan studi sebelumnya menegaskan bahwa metode kami tepat untuk mengukur perilaku prososial," ujar Melitta Csepregi, salah satu penulis studi.
Data eksperimen mencatat lebih dari 75 persen anak berumur 18 sampai 24 bulan serta anjing menampilkan reaksi yang serupa. Padahal, anjing yang dilibatkan tidak memiliki pelatihan khusus, tidak dijanjikan hadiah, dan objek yang digunakan berupa spons cuci piring biasa yang tidak bernilai bagi hewan tersebut.
Faktor Sejarah Evolusi Kedua Spesies
Hasil berbeda ditunjukkan oleh kucing yang cenderung jarang memberikan bantuan dalam skenario serupa. Kucing memang memperlihatkan rasa tertarik pada situasi yang terjadi, namun respons menolong baru muncul ketika objek yang disembunyikan merupakan barang yang mereka inginkan seperti makanan atau mainan.
Perbedaan reaksi ini diduga kuat dipengaruhi oleh latar belakang komparatif sejarah evolusi masing-masing satwa. Anjing tumbuh sebagai mamalia sosial yang membangun hubungan mutualisme bersama manusia selama ribuan tahun, sedangkan leluhur kucing modern merupakan makhluk soliter yang mendekati manusia murni demi makanan dan rasa aman.