Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Tekuk Atletico Madrid
Arsenal berhasil mengamankan tiket menuju babak final Liga Champions 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah The Gunners menumbangkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada pertandingan leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, seperti dikutip dari Bola.
Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Bukayo Saka sebelum turun minum. Hasil ini membuat Arsenal unggul agregat 2-1 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada leg pertama, sekaligus mengakhiri penantian 20 tahun klub untuk kembali ke partai puncak.
Kehadiran Saka menjadi sorotan lantaran sang winger baru saja pulih dari cedera Achilles yang membuatnya absen dalam lima laga sebelumnya. Tim medis dan kepelatihan Arsenal mengelola menit bermain pemain Inggris tersebut dengan sangat hati-hati selama sepekan terakhir.
Legenda Arsenal, Thierry Henry, memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang Saka. Henry mengungkapkan bahwa sang pemain memiliki tekad yang sangat besar untuk segera pulih dan membantu tim di atas lapangan hijau.
"I want to love to see if we can talk to Bukayo because I want him to explain to people that being a footballer is not always about the glamorous times," ujar Henry, seperti dikutip dari Metro.
"He has been questioned all season. Is he the guy? Is he not the guy? Is he the star boy? Today he had to play with very minimal training. I know he is suffering with his Achilles tendon. I spoke to him and he said: 'I have to be on the pitch. I have to play against Fulham. Must. It's life or death'."
Henry menilai banyak pesepak bola yang tetap memaksakan diri tampil meski tidak berada dalam kondisi bugar sepenuhnya. Mantan penyerang Prancis itu memuji kapasitas Saka yang tetap mampu memberikan kontribusi maksimal bagi tim dalam situasi sulit.
Selain Saka, performa Viktor Gyokeres juga mendapatkan perhatian positif dari Henry. Meski sempat membuang peluang emas pada babak kedua, pergerakan Gyokeres dinilai sukses mengacaukan lini pertahanan Atletico Madrid.
"If I take the example of Gyokeres, at first many doubted him. But that's not a bad thing. Accept that. Try to prove people wrong. Tonight he did it," tambah Henry.
Henry melihat Arsenal kini sudah lebih cerdas dalam mengoptimalkan kelebihan Gyokeres sebagai penyerang nomor sembilan yang disegani lawan. Skema permainan tim dinilai mampu menyembunyikan titik lemah sang striker.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya atas performa lini depan timnya. Arteta secara khusus menyanjung kontribusi yang diberikan oleh Gyokeres sepanjang pertandingan leg kedua ini.
"Gyokeres was amazing. You can see the reaction of the crowd every time he has the ball, his work ethic and what he brings to the team is amazing," kata Arteta.