SKK Migas Catat Produksi Sumur Minyak Masyarakat Capai 1.500 BOPD

Share

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) mencatat realisasi produksi dari sumur minyak masyarakat telah menyentuh angka 1.500 barel oil per day (BOPD). Informasi peningkatan volume produksi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR pada Rabu (3/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Kenaikan volume minyak bumi tersebut diproyeksikan bakal terus melaju seiring peningkatan jumlah badan usaha yang terlibat. Pemerintah melibatkan koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan pengelolaan sumur tersebut.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menetapkan target jangka panjang agar operasional sumur rakyat ini mampu menghasilkan hingga puluhan ribu barel minyak per hari.

"Optimalisasi Permen 14 2025, sumur masyarakat sudah ada 9 koperasi, BUMD, UMKM, produksinya sampai hari ini sudah meningkat sampai 1.500 barel oil per day, target produksinya sekitar 20.000 barel oil per day," ujar Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas.

Manajemen SKK Migas bahkan telah menyusun rencana peningkatan jangka pendek untuk mendongkrak capaian hulu migas ini pada bulan depan.

"Bulan Juli harus naik jadi 2.000 (BOPD) minimal," ujar Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas.

Legalitas pemanfaatan aset ini didasarkan pada penerbitan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025. Melalui regulasi tersebut, sebanyak 45.000 sumur minyak rakyat yang sudah eksis sejak zaman penjajahan kini resmi dikelola oleh BUMD, koperasi, serta UMKM.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author