Al Ghazali Dampingi Alyssa Daguise Melahirkan Anak Pertama
Aktor Al Ghazali mendampingi sang istri, Alyssa Daguise, saat melahirkan anak pertama mereka yang berjenis kelamin perempuan di Rumah Sakit JWCC Asih, Jakarta Selatan, pada 10 Mei 2026. Momen persalinan pervaginam yang penuh haru tersebut dibagikan oleh pasangan ini melalui kanal YouTube pribadi mereka seminggu setelah melahirkan, sebagaimana dilansir dari HaiBunda.
Anak sulung Maia Estianty tersebut terus berada di sisi Alyssa selama proses melahirkan. Al Ghazali mengungkapkan bahwa sang istri sempat merasa tidak kuat menahan rasa sakit akibat kontraksi yang dialaminya.
"Pas pembukaan lima, saking dia (Alyssa) enggak kuat, dia trauma. Kayak, 'aku enggak mau, cukup satu (anak) saja, cukup'," kata Al Ghazali.
Pria berusia 28 tahun tersebut mengaku sempat merasa sangat stres ketika proses persalinan memasuki pembukaan sembilan. Untuk mengatasi rasa tegangnya, Al Ghazali fokus melantunkan doa demi kelancaran persalinan sang istri.
"Pas udah mulai pembukaan sembilan, yang udah mau ngeden, yah stres banget sih. Aku banyak-banyak doa, aku bacain doa terus. Tapi aku yakin dia bisa," ujar Al Ghazali.
Selain memberikan doa, Al Ghazali juga terus memberikan kata-kata penyemangat agar Alyssa tetap fokus mengatur pernapasan. Alyssa mengungkapkan bahwa dukungan moral dari suaminya menjadi faktor penting yang membuatnya mampu melewati momen kritis persalinan.
"Dia semangatin aku banget, kayak 'kamu bisa, kamu bisa'. Karena ada satu momen aku kayak, 'enggak bisa nih'. Tapi dia bilang, 'aku yakin kamu bisa, ayo nafas lagi, fokus di nafas, fokus di perut'," ungkap Alyssa Daguise.
Berkat dukungan tersebut, Alyssa berhasil menjalani persalinan pertamanya secara normal tanpa mengalami robekan maupun jahitan. Al Ghazali sendiri mengaku tidak bisa membendung air matanya karena perasaan yang campur aduk selama proses tersebut berlangsung.
"Aku sebelum tangis (bayi) yang pertama, aku sudah nangis duluan sih. Mungkin ada kali 5 menit atau 10 menit, aku nangis sendiri terus," kata Al Ghazali.
Berdasarkan pengalaman emosional itu, pria kelahiran Jakarta ini memberikan pesan khusus kepada para suami. Ia mengingatkan pentingnya memberikan dukungan mental bagi istri yang sedang berjuang melahirkan di ruang persalinan.
"Buat para suami yang mau menemani istri melahirkan. Walaupun fisiknya wanita memang terbuat untuk melahirkan, tapi kita sebagai suami juga harus support secara mental, harus selalu ada," kata Al Ghazali.
Al Ghazali juga menyarankan para calon ayah untuk mengikuti kelas kehamilan sebelum hari persalinan tiba. Pengetahuan yang diperoleh dari kelas tersebut dinilai sangat membantu kesiapan suami saat mendampingi istri.
"Menurut aku ambil kelas (hamil) juga bagus sih, setidaknya kalau sudah ikut, ada pengetahuannya tentang itu (proses persalinan). Jadi itu sangat membantu sih," lanjut Al Ghazali.
Ia menambahkan agar para suami tidak meremehkan peran dan tanggung jawab seorang ibu setelah melahirkan. Menurutnya, proses pascapersalinan seperti menyusui juga memerlukan komitmen waktu dan energi yang besar dari seorang wanita.
"Jangan ngegampangin sih. Kalau misalnya menurut kalian, menyusui ya tinggal menyusui doang. Ternyata enggak segampang itu. Ini butuh waktu setahun sampai dua tahun untuk menyusui terus," ungkap Al Ghazali.