Wayne Rooney Mengaku Sempat Ragukan Keputusan Transfer Bruno Fernandes

Share

Legenda Manchester United Wayne Rooney mengungkapkan pengakuan terbuka mengenai keraguannya terhadap keputusan klub merekrut gelandang Sporting CP, Bruno Fernandes, pada Januari 2020 silam.

Dilansir dari Bola, tim Setan Merah mendatangkan playmaker asal Portugal tersebut dengan biaya awal sebesar 47 juta poundsterling yang berpotensi meningkat hingga 68 juta poundsterling melalui sejumlah bonus.

Fernandes kemudian memberikan dampak besar di Old Trafford dengan mencetak 71 gol dan 72 assist di Premier League, bahkan memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim pada kompetisi 2025/2026.

Atas performa impresifnya tersebut, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Versi Football Writers' Association (FWA) dan masuk dalam nominasi PFA Player of the Year.

"Jika melihat Bruno dan apa yang dia lakukan di Manchester United, dia adalah bagian terpenting tim dan juga membuat pemain-pemain di sekitarnya menjadi lebih baik," kata Rooney dalam podcast BBC miliknya pada Rabu (3/6/2026).

Mantan penyerang Inggris tersebut menilai kemampuan mengangkat performa rekan setim merupakan kualitas dari seorang pemain top yang menetapkan standar tinggi di lapangan.

"Menurut saya, itu adalah sebuah kemampuan dan bagian dari proses menjadi pemain top. Dia adalah sosok utama. Pemain-pemain terbaik selalu membawa rekan-rekannya ikut berkembang, menarik mereka untuk menjadi lebih baik," tutur Rooney.

Ia juga menanggapi sikap Fernandes yang kerap terlihat emosional di lapangan saat memimpin rekan-rekannya atau berhadapan dengan pengadil pertandingan.

"Bruno melakukan hal itu dan menetapkan standar yang tinggi. Saya tahu sebagian orang melihat Bruno sering berteriak kepada rekan setimnya atau berdebat dengan wasit di lapangan," kata Rooney.

Rooney menilai hal tersebut merupakan bagian dari karakter sang pemain untuk menjaga fokus seluruh anggota tim tetap berada di level tertinggi yang dituntut klub.

"Tetapi itu adalah bagian dari karakternya. Menurut saya, dia hanya ingin menjaga agar semua pemain tetap fokus dan berada dalam level yang dituntut," imbuh Rooney.

Kemampuan adaptasi Fernandes setelah pergantian pelatih menjadi perhatian Rooney, terutama di bawah asuhan Ruben Amorim yang pernah bekerja sama dengannya terdahulu.

"Bruno pernah bermain di bawah Ruben Amorim sebelumnya. Jadi, melewati pergantian manajer dan tetap memenuhi target serta menjaga performanya sepanjang musim membuat dia menjadi nama pertama dalam tim pilihan saya," ujar Rooney.

Penilaian positif ini diakui Rooney sangat berbeda dengan pandangan awalnya ketika sang gelandang baru menginjakkan kaki di Carrington.

"Ya, dia memang mengejutkan saya," tutur Rooney.

Rooney bercerita bahwa ia hanya saling menyapa saat berpapasan di tempat latihan tanpa pernah mengobrol secara mendalam dengan Fernandes.

"Saya pernah beberapa kali melihatnya di tempat latihan dan hanya saling menyapa, tetapi tidak pernah berbicara secara mendalam. Saat dia pertama kali bergabung dengan Manchester United, kalau jujur saya agak ragu," kata Rooney.

Keraguan tersebut muncul karena Rooney dan beberapa pihak kurang menyukai gestur serta sikap yang ditunjukkan Fernandes ketika bertanding.

"Persepsi saya, dan juga banyak orang yang saya ajak bicara, adalah kami tidak terlalu menyukai cara dia bersikap di lapangan," ucap Rooney.

Sudut pandang Rooney akhirnya berbalik setelah ia berdiskusi langsung dengan mantan rekan setim sekaligus pelatih Manchester United, Darren Fletcher.

"Saya ingat berbicara dengan Darren Fletcher beberapa tahun lalu tentang Bruno. Dia mengatakan betapa bagusnya Bruno, baik sebagai pemain maupun sebagai kapten," tutur Rooney.

Penjelasan Fletcher mengenai kualitas kepemimpinan Fernandes mengubah penilaian Rooney, dan terbukti saat keduanya akhirnya bertemu langsung.

"Itu mengubah pandangan saya. Ketika akhirnya saya bertemu dengannya, dia luar biasa," kata Rooney.

Rooney menambahkan bahwa Fernandes merupakan pemimpin yang sangat serius menjalani profesinya serta memiliki pemahaman taktik sepak bola yang sangat mendalam.

"Dia seorang pemimpin, sangat memikirkan sepak bola, dan menjalani profesinya dengan sangat serius. Pengetahuannya tentang sepak bola juga sangat jelas terlihat," ujar Rooney.

Gelandang Portugal tersebut juga dinilai selalu memiliki ambisi besar untuk terus berkembang sekaligus membawa rekan-rekan setimnya ke tingkat yang lebih baik.

"Dia ingin terus berkembang dan menjadi yang terbaik. Dia juga ingin rekan-rekan setimnya menjadi lebih baik, dan itu sangat penting," imbuh Rooney.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author