San Antonio Spurs Ungguli Oklahoma City Thunder Babak Pertama

Share

San Antonio Spurs memimpin atas tuan rumah Oklahoma City Thunder dengan skor 51-44 pada paruh pertama Game 1 Final Wilayah Barat Playoff NBA pada Senin malam, 18 Mei 2026 waktu setempat.

Pertandingan di Paycom Center ini diwarnai keberhasilan strategi pertahanan San Antonio Spurs yang berhasil meredam pergerakan bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander.

Pemain yang baru menerima trofi Most Valuable Player dari Komisioner NBA Adam Silver sebelum pertandingan itu hanya mencetak empat poin hasil dari satu keberhasilan dari lima tembakan pada babak pertama.

Berdasarkan laporan penyiar radio Spurs Dan Weiss, catatan empat poin tersebut menjadi paruh pertama dengan skor terendah bagi Shai Gilgeous-Alexander dalam dua musim terakhir.

Victor Wembanyama tampil gemilang untuk San Antonio Spurs dengan membukukan double-double berupa 10 poin dan 10 rebound hanya dalam 15 menit pertamanya di atas lapangan.

Pebasket asal Prancis itu membawa San Antonio Spurs unggul 48-41 lewat aksi dunk memanfaatkan umpan matang dari Stephon Castle sebelum menutup babak pertama dengan keunggulan tujuh angka.

Stephon Castle memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 11 poin dan empat assist dalam 18 menit, meskipun melakukan lima kesalahan umpan yang berhasil dipotong pemain lawan.

Di kubu Oklahoma City Thunder, Alex Caruso yang tampil dari bangku cadangan sempat menyamakan kedudukan 27-27 pada kuarter pertama setelah mencetak 10 dari 12 poin pertama timnya.

San Antonio Spurs mendaftarkan lima pemain utama termuda dalam sejarah final wilayah sejak musim 1970-1971 setelah Dylan Harper dipasang menjadi starter menggantikan De'Aaron Fox yang cedera pergelangan kaki.

Rata-rata usia pemain utama San Antonio Spurs berada di angka 22 tahun 446 hari, lebih muda 279 hari dibandingkan tim juara Portland Trail Blazers musim 1976-1977.

Sebelum pertandingan dimulai, pelatih kepala San Antonio Spurs Mitch Johnson menyatakan kesiapan anak asuhnya untuk menghadapi tekanan besar di markas lawan.

"To say that a moment is too big for someone or some people is a little bit of a general term. People may have different definitions of that," ujar Mitch Johnson, Kepala Pelatih San Antonio Spurs kepada Spurs Nation.

Mitch Johnson menambahkan bahwa para pemainnya sangat bersemangat menjalani laga ini meskipun menyadari potensi terjadinya kesalahan di lapangan.

"Honestly, I think our guys, our team, are excited to step into the moment. … That doesn’t mean we won’t make mistakes. That doesn’t mean at times we won’t be left wanting to do better or more, but we are excited about stepping into those moments," kata Mitch Johnson, Kepala Pelatih San Antonio Spurs.

San Antonio Spurs juga mendapatkan tambahan kekuatan di lini pertahanan setelah center Luke Kornet dinyatakan bisa bermain oleh Paul Garcia dari ProjectSpurs.com setelah sempat diragukan akibat cedera kaki kiri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author