Persebaya Surabaya Libas Semen Padang Tujuh Gol Tanpa Balas
Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan tuan rumah Semen Padang dengan skor telak 0-7 pada laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim Padang, Jumat (15/5/2026). Dilansir dari Bola, tim tamu tampil sangat dominan sepanjang pertandingan.
Kemenangan besar tim berjuluk Bajul Ijo tersebut dibuka oleh gol Francisco Rivera pada menit ke-15, disusul aksi Catur Pamungkas tiga menit berselang. Memasuki babak kedua, Bruno Moreira Soares memperbesar keunggulan pada menit ke-49 sebelum Mihailo Perović mencetak gol keempat pada menit ke-62.
Strategi pergantian pemain yang dilakukan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, dengan memasukkan Bruno Paraíba menggantikan Mihailo Perović berjalan sukses. Penyerang asal Brasil tersebut mencetak hattrick melalui eksekusi penalti pada menit ke-67, serta dua gol tambahan pada menit ke-73 dan menit ke-90+2.
Semen Padang sempat memperkecil ketertinggalan melalui sebuah gol, namun dianulir oleh wasit yang memimpin jalannya laga. Terkait keputusan tersebut, pelatih Semen Padang memilih untuk tidak mempermasalahkannya lebih lanjut.
"Gol dianulir itu bukan alasan kekalahan. Yang jelas lawan Persebaya berat. Sekali bikin kesalahan dan mereka bisa cetak gol, maka itu jadi ancaman serius bagi Semen Padang," kata Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Mantan pelatih Malut United tersebut lebih fokus mengevaluasi performa skuadnya yang dinilai memiliki persiapan minim menjelang laga kandang ini. Semen Padang tercatat hanya menjalani satu kali sesi latihan rutin pada hari Kamis atau sehari sebelum pertandingan berlangsung.
"Kami hanya latihan sekali, yaitu sehari sebelum pertandingan. Persiapan ini jelas sangat tidak ideal untuk menghadapi tim sekuat Persebaya," ungkap Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Kendati harus menerima hasil minor dengan jumlah gol yang mencolok, pelatih asal Tulehu tersebut tetap mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang mampu menyelesaikan laga tanpa mengalami cedera serius.
"Kekalahan selalu bikin kecewa. Apalagi kalah dengan skor telak. Namun, saya berterima kasih dan bersyukur para pemain sudah tampil sampai akhir permainan dengan selamat. Itu yang saya apresiasi," ucap Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Pertandingan ini merupakan laga kandang terakhir bagi Semen Padang pada musim kompetisi kali ini. Menanggapi hasil buruk di depan publik sendiri, mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut menyampaikan pesan perpisahan dan permohonan maaf terbuka.
"Saya minta untuk masyarakat Padang, suporter, juga kepada rekan-rekan media yang selama telah mendukung kami. Ini laga terakhir di kandang," ujar Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Kekalahan ini sekaligus menjadi momen evaluasi total bagi manajemen dan tim kepelatihan Kabau Sirah untuk menata kembali kedalaman skuad demi menyongsong target promosi pada musim balapan selanjutnya.
"Setelah ini kita akan berpisah. Tapi saya berharap bisa berpisah untuk kembali. Kita harus tata Semen Padang untuk naik ke Liga lagi," lanjut Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.