Kisah Perjuangan 4 Artis Hollywood Jalani Program Bayi Tabung
Program in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung kini menjadi jalan bagi banyak pasangan untuk mengatasi masalah kesuburan. Hambatan infertilitas ini nyatanya bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang status sosial maupun kekayaan.
Dikutip dari HaiBunda, sejumlah selebriti papan atas Hollywood turut membagikan kisah perjuangan mereka saat berberperang melawan infertilitas. Beberapa di antaranya berhasil memeluk buah hati, namun ada pula yang harus merelakan impian tersebut.
Kourtney Kardashian sempat melewati lima siklus program IVF yang tidak membuahkan hasil sebelum akhirnya hamil secara alami. Bintang reality show ini memiliki keluarga campuran dengan tujuh anak bersama suaminya, Travis Barker.
Melalui episode The Kardashians pada 2003, Kourtney menceritakan bahwa dirinya sempat membekukan sel telur beberapa tahun sebelum bersama Travis.
"Saya memiliki tujuh sel telur beku dari beberapa tahun yang lalu, sebelum Travis," katanya dalam episode tersebut.
Ketika mencoba memiliki anak bersama Travis, mereka menghadapi kegagalan sebanyak lima kali. Perempuan berusia 47 tahun ini mengakui bahwa perjalanan kesuburannya terasa sangat berat hingga ia memutuskan untuk berhenti.
"Saya berhenti setelah satu tahun mencoba (5 siklus IVF gagal, 3 pengambilan sel telur), tubuh saya rileks dan saya percaya pada rencana Tuhan untuk hidup saya," tulisnya di Instagram Story.
Setelah menghentikan perawatan medis dan fokus pada kesehatannya, mukjizat datang setahun kemudian.
"Saya hamil 100 persen secara alami, bukan melalui IVF dan satu tahun setelah berhenti IVF sebenarnya," tambahnya.
Perjuangan Panjang Jennifer Aniston
Aktris Jennifer Aniston juga mengupayakan kehamilan selama 20 tahun, termasuk melalui prosedur bayi tabung. Tingkat keberhasilan IVF memang menurun drastis dari 55 persen bagi perempuan di bawah 35 tahun menjadi hanya sekitar 15 persen untuk usia di atas 40 tahun.
Dalam wawancara dengan Allure, Aniston mengungkapkan beban berat yang ia rasakan selama menjalani proses tersebut, ditambah dengan tekanan dari rumor media.
"Saya menjalani IVF, minum teh Cina, dan lain sebagainya. Saya mencoba segala cara," katanya.
Media sempat berspekulasi bahwa perceraian Aniston dengan Brad Pitt pada 2005 terjadi karena sang aktris enggan memberikan keturunan.
"Jangan sampai seorang perempuan sukses tidak memiliki anak. Dan alasan suami saya meninggalkan saya, mengapa kami putus dan mengakhiri pernikahan kami, adalah karena saya tidak mau memberinya anak," katanya. "Itu semua bohong," tegas sang aktris.
Meskipun tidak berhasil hamil, Aniston mengambil hikmah positif dari proses hidupnya dan merasa lega setelah melepaskan ambisi tersebut.
"Saya tidak akan pernah menjadi seperti yang seharusnya," jelas Aniston.
Batasan Medis Amy Schumer
Komedian Amy Schumer memilih menjalani IVF untuk mendapatkan anak kedua setelah melahirkan putra pertamanya pada 2019. Schumer diketahui memiliki riwayat endometriosis yang menjadi salah satu faktor pemicu gangguan kesuburan.
Melalui unggahan Instagram pada Januari 2020, Schumer memperlihatkan kondisi perutnya yang memar akibat rangkaian suntikan medis.
"Saya sudah menjalani IVF selama seminggu dan merasa sangat lelah dan emosional," tulisnya.
Proses yang menyakitkan ini akhirnya membuat Schumer memutuskan untuk berhenti total karena tidak sanggup melanjutkan tindakan medis tersebut.
"IVF benar-benar berat bagi saya. Saya rasa saya tidak akan pernah bisa melakukan IVF lagi," ungkapnya saat tampil di The Today Show.
Keteguhan Hati Chrissy Teigen
Chrissy Teigen dan John Legend kini mengasuh empat anak melalui kombinasi program bayi tabung serta ibu pengganti. Teigen aktif menyuarakan edukasi demi mengikis stigma negatif seputar perawatan kesuburan.
Saat mengandung anak kedua pada 2018, ia menceritakan kekecewaannya ketika program IVF pertama mereka gagal.
"Kamu mendengar cerita tentang IVF yang berhasil pada percobaan pertama. Tetapi kamu akan mendengar lebih banyak cerita tentang ketika membutuhkan beberapa kali percobaan. IVF kami tidak berhasil pada percobaan pertama, dan itu sangat menghancurkan," kata Teigen.
Ujian berat kembali datang pada tahun 2020 saat Teigen mengalami keguguran di usia kehamilan 20 minggu. Namun, dirinya menolak untuk menyerah pada keadaan tubuhnya.
"Menerima kenyantage bahwa saya tidak bisa hamil lagi masih sangat sulit bagi saya karena saya merasa sangat sehat," katanya.
Dia mencoba melihat situasi tersebut dari sudut pandang yang lebih netral tanpa menyalahkan diri sendiri.
"Tapi kemudian saya berpikir bahwa rahim saya memang tidak bekerja sama dengan saya dan itu bukan kegagalan," tambah Teigen.
Satu siklus IVF terakhir yang mereka tempuh berbuah manis dengan lahirnya Esti Maxine pada Januari 2023. Melalui bantuan ibu pengganti, keluarga mereka kembali kedatangan anggota baru bernama Wren Alexander lima bulan setelahnya.