Warga Cianjur Ditemukan Selamat di Gunung Salak Setelah Tiga Tahun Hilang

Share

Seorang pria bernama Ayi Solehudin (50) yang telah hilang selama tiga tahun berhasil dievakuasi warga dalam kondisi lemas di jalur pendakian ilegal lereng Gunung Salak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (25/5/2026).

Penemuan korban berawal saat warga setempat sedang memeriksa saluran air di kawasan hutan. Seperti dilansir dari Detikcom, pria asal Kampung Subela, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur tersebut ditemukan dalam kondisi nyaris tak sadarkan diri di tengah bebatuan sungai.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan kemeja kotak-kotak biru pudar dengan kancing terbuka serta kain sarung hitam. Karena tidak membawa kartu identitas, petugas mengidentifikasi korban menggunakan pemindaian retina mata dan sidik jari di kantor Kecamatan Cicurug.

Relawan Ambulans Sukabumi Bersatu (ASB), Muh Irfan Maulana, mengonfirmasi bahwa korban berada dalam kondisi linglung akibat kelelahan ekstrem selama proses penyelamatan yang berlangsung dramatis tersebut.

"Pas ketemu di gunung awal mula dia kayak yang syok gitu ditemuin orang banyak tuh. Jadi diajak komunikasi tuh agak susah," kata Irfan.

Warga terpaksa menggotong korban menggunakan tandu darurat dari batang kayu dan sarung karena kondisinya yang kaku. Tim evakuasi juga harus membabat semak belukar untuk membuka jalur baru karena rute sungai terlalu licin.

"Seperti orang linglung. Kalau ditanya tuh ibarat jaringan ngelag dulu," sambung Irfan.

Pihak keluarga yang dihubungi oleh petugas menyatakan bahwa korban sudah dicari ke berbagai tempat sejak beberapa tahun lalu.

"Kata pihak keluarga, si korban tuh hilangnya sudah tiga atau empat tahun. Di Cianjur pun sudah dicari ke mana-mana. Misterius, tiba-tiba ditemukan di Gunung Salak," tutur Irfan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author