Siti Fadia dan Amallia Cahaya Gagal Melaju ke Final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026

Share

Pasangan ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi, harus mengakui keunggulan ganda putri China, Liu Sheng Shu dan Tan Ning. Seperti dilaporkan oleh Bola, duet Indonesia ini takluk dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 12-21 pada babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026.

Kegagalan ini sekaligus memastikan bahwa Indonesia tidak lagi memiliki wakil yang tersisa pada sektor ganda putri di turnamen bergengsi setara level BWF Super 1000 tersebut. Meskipun demikian, Siti Fadia dan Amallia Cahaya tetap merasa bersyukur atas pencapaian mereka yang mampu menembus babak empat besar serta mencatat adanya peningkatan performa dibanding kompetisi sebelumnya.

Siti Fadia mengungkapkan bahwa masalah konsistensi di lapangan menjadi penyebab utama dari hasil negatif ini. Kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan sendiri justru menjadi keuntungan yang dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan lawan.

“Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya tapi kami tidak konsisten, terus-menerus melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fadia, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Di sisi lain, Amallia Cahaya menilai bahwa lawan mereka tampil sangat dominan dan berhasil mengendalikan ritme pertandingan sejak awal dimulai hingga selesai.

“Mereka sangat konsisten dari awal sampai akhir, sudah sangat siap mau main seperti apa. Polanya benar-benar sudah terbentuk, sementara kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada kami,” ungkap Tiwi.

Setelah menyudahi perjuangan di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026, ganda putri Indonesia ini berniat langsung melakukan evaluasi menyeluruh untuk membenahi segala kekurangan yang ada. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari persiapan menjelang turnamen besar berikutnya, yaitu Thomas & Uber Cup 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Bulutangkis ganda putri PBSI
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author