Lion Group Dukung Reaktivasi Bandara Husein dan Adisutjipto
Lion Group menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto mengenai reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung dan Bandara Adisutjipto di Yogyakarta sebagai bandara komersial.
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh manajemen maskapai dengan mengandalkan kekuatan jumlah armada serta pangsa pasar yang dimiliki saat ini, seperti dilansir dari Detik Travel pada Senin (1/6/2026).
"Lion Group siap mendukung arahan Presiden dengan armada terbanyak dan market share terbanyak siap mendukung," ujar Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi, Senin (1/6/2026).
Peluang pembukaan kembali beberapa rute penerbangan menuju berbagai kota di Sumatera dan Kalimantan kini tengah dibidik oleh Lion Group untuk optimalisasi Bandara Husein Sastranegara.
Pengoperasian rute awal di bandara tersebut rencananya akan menggunakan armada pesawat jenis ATR yang dinilai sesuai dengan karakteristik operasional wilayah Bandung.
Pengembangan rute penerbangan dalam skala besar juga dinilai potensial untuk diterapkan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Maskapai memproyeksikan layanan penerbangan antarpulau di Yogyakarta tidak hanya menggunakan pesawat ATR, melainkan juga jet komersial seperti Super Air Jet karena potensi trafik penumpang yang besar.
Kendati demikian, pemenuhan aspek infrastruktur dan fasilitas operasional keselamatan bandara tetap menjadi catatan penting maskapai sebelum penerbangan komersial resmi berjalan.
Standardisasi keselamatan minimal level 5 untuk pemadam kebakaran dibutuhkan dalam melayani pesawat ATR, sedangkan operasional pesawat jet membutuhkan kategori minimal level 7 beserta fasilitas pendukungnya.
Koordinasi intensif kini siap dijalankan oleh pihak Lion Group bersama pemerintah dan pengelola bandara demi kelancaran proses reaktivasi tersebut.