UGM Buka Pendaftaran Beasiswa Green Roof University Scholarship 2026

Share

Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka kesempatan beasiswa S1 bagi mahasiswi baru angkatan 2026/2027. Proses pendaftaran program bantuan pendidikan ini berlangsung dan akan ditutup pada 14 Juni 2026.

Program ini dinamakan Green Roof University Scholarship 2026 yang dikelola oleh Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UGM. Dikutip dari Detikcom, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Hoshizora Foundation dan CN Green Roof Asia Pte Ltd.

Bantuan ini secara khusus menyasar mahasiswi yang memiliki potensi serta motivasi tinggi. Fokus utamanya adalah mereka yang memilih bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

Program Green Roof University Scholarship 2026 memberikan berbagai fasilitas penunjang bagi penerimanya. Mahasiswi yang lolos seleksi akan mendapatkan pembebasan uang kuliah tunggal (UKT) hingga maksimal 8 semester.

Selain biaya kuliah, penerima juga memperoleh bantuan untuk biaya hidup sehari-hari. Fasilitas pendukung lain yang disediakan berupa laptop gratis demi menunjang kelancaran proses pendidikan.

Pihak penyelenggara turut menyiapkan bantuan biaya relokasi yang disesuaikan dengan ketentuan berlaku. Peserta juga berhak mengikuti pendampingan prauniversitas serta program pengembangan kapasitas yang berjalan selama 4 tahun.

Persyaratan Pendaftaran Beasiswa

Terdapat sejumlah kriteria yang wajib dipenuhi oleh setiap pendaftar. Calon penerima harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dengan jenis kelamin perempuan.

Pendaftar harus sudah terdaftar resmi sebagai mahasiswi program S1 di UGM untuk angkatan tahun 2026. Dari segi akademik, pelamar wajib memiliki nilai rapor rata-rata minimal 80 semasa menempuh pendidikan di SMA, SMK, MAN, MAS, atau yang sederajat.

Bukti nilai tersebut ditunjukkan melalui hasil scan rapor yang diunggah saat pendaftaran. Pelamar juga diharapkan memiliki prestasi di bidang akademik maupun non-akademik, serta komitmen kuat menyelesaikan studi.Kriteria lain mencakup motivasi tinggi di bidang STEM dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun. Program ini memprioritaskan mahasiswi dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, yang dibuktikan lewat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sah dari kelurahan.

Seluruh penerima bantuan juga diwajibkan untuk bersedia mengikuti setiap rangkaian kegiatan pengembangan diri. Kegiatan tersebut seluruhnya telah dijadwalkan dan diselenggarakan oleh pengelola program.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author