Merdeka Gold Resources Matangkan Rencana Pencatatan Saham di Bursa Hong Kong

Share

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) tengah mematangkan sejumlah aspek terkait rencana pencatatan saham di Bursa Hong Kong melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR). Langkah ini disampaikan perseroan dalam tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (3/6/2026), dilansir dari Bloomberg Technoz.

Hingga saat ini, pihak perseroan menyatakan belum dapat menjelaskan secara spesifik mengenai jumlah maksimum HDR yang akan diterbitkan. Batasan penambahan jumlah HDR di luar rencana awal serta mekanisme fungibility juga masih belum dipastikan.

"Saat ini perseroan belum dapat menyampaikan secara spesifik jumlah maksimum Hong Kong Depositary Receipts (HDR) yang dapat diterbitkan, baik dalam jumlah absolut terhadap total saham beredar," kata Sekretaris Perusahaan EMAS, Adi Ardiansyah Sjoekri dalam keterbukaan informasi di BEI, dikutip Rabu (3/6/2026).

Keputusan mengenai identitas pemegang saham yang akan melepas sahamnya untuk dikonversi menjadi HDR juga belum final. Proses ini masih berada dalam tahap finalisasi komersial yang dinamis.

"Pihak-pihak pemegang saham yang akan melepas sahamnya untuk dikonversi menjadi HDR, termasuk besaran kepemilikan masing-masing dan hubungan afiliasinya dengan perseroan, masih dalam proses finalisasi komersial dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan proses pelaksanaan transaksi," ujar Adi.

Meskipun beberapa aspek teknis belum rampung, manajemen menilai pencatatan HDR di Hong Kong dapat memberikan berbagai manfaat strategis. Langkah tersebut diperkirakan mampu memperluas basis pemegang saham institusi global dan meningkatkan likuiditas.

"Pencatatan HDR diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas perseroan bagi investor internasional yang mencari eksposur pada sektor emas Indonesia," imbuh Adi.

Terkait potensi dampak negatif terhadap pasar modal domestik, manajemen mengakui adanya sejumlah risiko seperti fluktuasi harga akibat kondisi pasar saham domestik dan internasional, perubahan nilai tukar, serta perbedaan regulasi dan jam perdagangan. Perseroan kini sedang berkoordinasi dengan penasihat hukum, sponsor, dan konsultan profesional untuk memastikan struktur kepemilikan HDR sesuai ketentuan.

Merdeka Gold Resources sebelumnya telah mengajukan permohonan pencatatan di Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX) pada 20 Maret 2026 melalui Formulir A1. Dalam proses tersebut, perseroan resmi menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsors.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author