Sam Levinson Ungkap Sydney Sweeney Minta Adegan Syur Euphoria Dipertahankan
Kreator serial Euphoria, Sam Levinson, mengungkapkan proses kreatif musim ketiga yang diwarnai desakan dari aktris Sydney Sweeney untuk tetap mempertahankan adegan-adegan panas karakternya, Cassie Howard, dalam wawancara terbaru bersama The New York Times sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Langkah tersebut diambil oleh Sweeney meskipun Levinson sendiri sempat berencana memotong dan menyiasati pengambilan gambar guna menghindari tampilan adegan syur pada musim final drama hit HBO tersebut.
Levinson menyatakan bahwa awalnya ia berniat menulis naskah yang lebih aman tanpa melibatkan pengambilan gambar telanjang sama sekali.
"Lucu sebenarnya. Saat pertama kali menulis naskahnya, saya berpikir, 'Mungkin kita syuting bagian ini tanpa ada adegan telanjang sama sekali. Mungkin ada cara lain untuk menyiasati adegan tertentu?'" kenang Levinson.
Sweeney langsung menolak gagasan pengurangan adegan dewasa tersebut karena karakter Cassie Howard diceritakan sedang mengalami kesulitan finansial dan beralih profesi menjadi model platform OnlyFans demi membiayai pernikahan mewahnya dengan Nate Jacobs.
"Dia (Sydney) melihat saya dan berkata, 'Kamu bercanda? Saya memerankan karakter seorang model OnlyFans. Kamu mau bilang kalau kita bakal main aman dan menghindarinya?' Dan saya langsung merasa, 'Ya, oke, itu poin yang sangat bagus,'" tambah Levinson.
Eksplorasi dunia OnlyFans dalam musim penutup ini dinilai Levinson mampu menghadirkan dinamika baru yang memadukan unsur satire, humor, sekaligus sisi emosional dari ambisi terbesar sang karakter.
"Kita sedang mengangkat dunia OnlyFans, di mana wanita dibayar untuk hal-hal seperti berbisik ke mikrofon berbentuk telinga. Ada tingkat absurditas di dalamnya yang terasa menyenangkan. Kami selalu mencoba mencari cara agar hal ini terasa autentik, humoris, dramatis, sekaligus menyuarakan keinginan terbesar dari karakter tersebut," jelasnya.
Kerja sama yang kuat serta rasa saling percaya yang tinggi di antara keduanya menjadi landasan utama bagi penayangan adegan-adegan sensitif tersebut secara totalitas di layar kaca.
"Dia juga sangat profesional dan selalu siap tampil totalitas setiap hari. Saya sangat suka bekerja dengannya karena penampilannya sangat fleksibel. Ada rasa saling percaya yang sangat besar di antara kami," tutup Levinson.