Dinas Pendidikan Surabaya Menetapkan Kuota Jalur Penerimaan Siswa Baru
Pemerintah Kota Surabaya menetapkan besaran kuota untuk setiap jalur seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SD dan SMP negeri di Kota Surabaya pada Selasa (2/6/2026).
Skema penerimaan tahun ini mempertahankan aturan tahun sebelumnya, tetapi Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerapkan penyesuaian khusus berupa porsi penilaian baru pada jalur prestasi akademik jenjang SMP negeri.
"Secara prinsip masih sama seperti tahun lalu. Yang berubah itu hanya satu, yaitu jalur prestasi kita sisipkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) kemarin. Sisanya sama seperti tahun lalu," kata Kepala Dispendik Surabaya Febrina Kusumawati, Selasa (2/6/2026).
Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengalokasikan kuota jalur prestasi SMP negeri sebesar 35 persen yang terbagi atas prestasi akademik 20 persen, prestasi perlombaan 12 persen, dan penghafal kitab suci 3 persen.
Penilaian jalur prestasi akademik kini menggabungkan bobot nilai rapor sebesar 60 persen dan hasil Tes Kompetensi Akademik sebesar 40 persen yang telah diumumkan pada 26 Mei 2026.
Proses verifikasi sertifikat perlombaan dan penghafal kitab suci didahulukan agar siswa yang tidak lolos bisa mengikuti seleksi jalur akademik.
Data Dinas Pendidikan Kota Surabaya menunjukkan jumlah lulusan SD negeri dan swasta di Surabaya mencapai 41 ribu siswa, sementara total daya tampung SMP negeri dan swasta berkisar 42 ribu kursi.
Jalur afirmasi yang terintegrasi dengan data desil kemiskinan Dinas Sosial, inklusi, dan disabilitas mendapat kuota 15 persen untuk SD dan 20 persen untuk SMP.
Kuota terbesar diberikan pada jalur domisili sebesar 80 persen untuk SD dan 40 persen untuk SMP dengan penerapan sistem dua ring.
Domisili 1 diperuntukkan bagi warga terdekat dari sekolah, sedangkan Domisili 2 dialokasikan sebesar 20 persen bagi warga yang lebih jauh tetapi masih dalam satu kelurahan atau kecamatan.
"Kalau memang tidak berhasil di jalur satu, bisa menggunakan domisili dua bagi warga yang rumahnya relatif lebih jauh namun masih berada dalam satu wilayah kelurahan atau kecamatan yang sama dengan sekolah, dengan proporsi kuota 20 persen," jelas Febrina Kusumawati.
Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga menyediakan posko informasi di seluruh sekolah sejak 20 Mei 2026 demi mencegah penumpukan masyarakat di kantor dinas.
"Masyarakat tidak perlu gusar, kanal dan posko kita banyak di semua sekolah. Kalau ada kesulitan, monggo datang ke posko sekolah masing-masing, tidak usah semuanya ke dinas. Petugas di sekolah sudah kami bekali untuk membantu warga, termasuk mengajari orang tua cara mengukur jarak rumahnya," pungkas Febrina Kusumawati.
Uji coba pendaftaran SDN berlangsung pada 22-28 Mei 2026, dilanjutkan jalur afirmasi dan mutasi pada 2-4 Juni 2026, serta jalur domisili kelurahan pada 8-10 Juni 2026.
Jalur domisili kecamatan SDN dibuka pada 12-14 Juni 2026 dan jalur domisili kota pada 17-18 Juni 2026.
Untuk jenjang SMPN, validasi data afirmasi dan disabilitas dimulai sejak 20 April hingga 15 Juni 2026, sedangkan pendaftaran jalur afirmasi dibuka pada 22-24 Juni 2026.
Jalur prestasi perlombaan dan penghafal kitab suci SMPN dibuka pada 27-29 Juni 2026, diikuti jalur prestasi akademik pada 1-3 Juli 2026, dan tahap terakhir jalur domisili pada 5-6 Juli 2026.