Hanggini dan Luthfi Aulia Mengumumkan Kelahiran Anak Pertama

Share

Pasangan selebritas Hanggini dan Luthfi Aulia mengumumkan kelahiran anak pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki pada Sabtu (30/5/2026) melalui akun Instagram resmi. Bayi bernama Kian Badani Haneldra tersebut sebenarnya telah lahir pada 30 April 2026.

Kabar bahagia mengenai pasangan yang menikah pada 2 Desember 2023 ini dilansir dari HaiBunda. Publik cukup dikejutkan dengan pengumuman ini karena pihak orang tua baru membagikannya ke media sosial setelah sang anak genap berusia satu bulan.

Melalui unggahan di media sosial, Hanggini membagikan momen kebersamaan dengan sang putra. Perempuan berusia 26 tahun tersebut menyatakan bahwa dirinya dan sang suami saat ini masih menjalani proses adaptasi dengan peran baru mereka.

"30 April 2026, tepat 1 bulan anak kami lahir ke dunia. -Kian Badani Haneldra- Salam kenal Om & Tante!" tulis Hanggini.

Hanggini menjelaskan bahwa kehidupan barunya selama 30 hari bersama sang anak di rumah terasa sangat seru dan penuh cerita. Ia merasa momen-momen kecil yang mereka lalui bersama sangat berarti bagi perjalanan awal mereka sebagai orang tua.

"30 hari di rumah bareng Kian rasanya seru dan penuh cerita! Kita sama-sama banyak belajar untuk saling memahami, beradaptasi dengan rutinitas baru, dan menikmati setiap momen kecil yang sangaat berarti," ungkap Hanggini.

Hanggini juga menyampaikan bahwa ia sangat menantikan petualangan dan tawa yang akan hadir di masa depan. Ia memiliki keinginan kuat untuk selalu mendampingi proses tumbuh kembang anak tunggalnya tersebut.

"Nggak kerasa udah sebulan yaa! Masih banyak petualangan, tawa, dan momen-momen yang menunggu di depan. Nggak sabar buat terus menemani Kian tumbuh, belajar hal-hal baru bareng, dan menjelajahi dunia sampai nanti-nanti!" kata Hanggini.

Pasangan ini mengakhiri pesan di media sosial dengan memberikan ucapan selamat serta ungkapan rasa sayang yang mendalam kepada putra mereka yang baru menginjak usia satu bulan tersebut.

"Happy 1 month, Kian! Mama & Ayah Loveyousomuch!" ungkap Hanggini.

Dalam unggahan tersebut, detail mengenai proses persalinan pertama tidak dibagikan oleh Hanggini kepada publik. Pasangan suami istri ini juga memilih untuk tetap merahasiakan wajah sang anak.

Perubahan identitas bagi seorang perempuan yang baru pertama kali melahirkan dinilai wajar terjadi. Kondisi psikologis serta metode pengasuhan seorang ibu baru dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekitar dan perubahan hormon.

"Bagi seorang perempuan yang pertama kali hamil, melahirkan, dan menjadi ibu, perubahan hormon yang terjadi dan lingkungan sekitar dapat memengaruhi psikologi dan cara asuhnya kepada anak," ujar Stern.

Para ibu baru disarankan untuk tidak menaruh ekspektasi yang terlalu tinggi dan tidak membandingkan diri dengan orang lain dalam menerapkan pola pengasuhan. Pendampingan dari orang terdekat sangat dibutuhkan jika tantangan yang dihadapi terasa semakin berat.

"Meskipun menjadi ibu baru banyak tantangan, jangan pernah buat pilihan yang tidak realistis dan susah dicapai. Jangan juga membandingkan diri sendiri dengan ibu lain. Jadilah diri sendiri dan minta bantuan orang terdekat bila memang dibutuhkan," kata Stern.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author