LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Co-Funding S2 di Tiga Kampus

Share

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan kembali menyediakan kesempatan bagi masyarakat melalui pembukaan pendaftaran beasiswa co-funding. Program ini memfasilitasi studi lanjut untuk jenjang Magister di tiga negara, yaitu Indonesia, China, dan Amerika Serikat.

Skema co-funding memiliki perbedaan mendasar dengan kategori reguler. Jika jalur reguler menanggung seluruh biaya pendidikan dan tunjangan hidup secara penuh, maka sistem co-funding menerapkan metode penggabungan pendanaan.

Penggabungan porsi pembayaran dilakukan antara pihak penyelenggara dengan penerima beasiswa. Skema ini dapat berupa pembagian di mana pembiayaan pendidikan ditanggung oleh lembaga, sementara biaya hidup dipenuhi mandiri oleh pendaftar, atau sebaliknya.

Dilansir dari Detikcom, terdapat tiga program studi dari universitas mitra yang dibuka melalui jalur pendanaan bersama ini berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @lpdp_ri.

Kampus yang terletak di China ini menawarkan dua program studi dengan persyaratan batas usia dan pencapaian akademik tertentu bagi para calon pelamar.

1. Program Studi Materials and Chemicals

Pelamar umum memiliki batas usia maksimal 35 tahun, sementara bagi CPNS atau PNS batasnya adalah 37 tahun. Kuota usia hingga 42 tahun diberikan untuk dosen ber-NIDN atau NUPTK, serta PNS yang menduduki jabatan fungsional peneliti, perekayasa, medis, paramedis, dan penyidik.

Kriteria akademis mensyaratkan Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,00. Selain itu, pendaftar wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris berupa IELTS minimal 6,0, TOEFL iBT minimal 80, TOEFL iBT skala 6 minimal 4, atau Duolingo English Test minimal 80.

Masa perkuliahan untuk program studi ini dirancang selama 3 tahun. Durasi tersebut sudah mencakup pelaksanaan program magang wajib bagi mahasiswa.

2. Program Studi International Economics and Trade

Persyaratan batas umur untuk jurusan ini sama dengan prodi sebelumnya, yaitu maksimal 35 tahun bagi publik, 37 tahun untuk CPNS/PNS, dan 42 tahun bagi dosen atau PNS fungsional spesifik. Nilai IPK paling rendah yang harus dipenuhi adalah 3,00 dengan masa studi 3 tahun termasuk magang.

Program Eksekutif Georgetown SFS Asia Pasific

Pilihan lain tersedia melalui program Executive Master's in Diplomacy and International Affairs. Jalur ini ditujukan bagi masyarakat sipil maupun aparat negara seperti CPNS, PNS, TNI, dan POLRI.

Batas usia maksimal bagi pendaftar program eksekutif ini ditentukan hingga 42 tahun. Calon mahasiswa harus memiliki capaian IPK minimal sebesar 3,25.

Kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan syarat skor IELTS paling rendah 7,0, TOEFL iBT minimal 80, TOEFL iBT skala 6 minimal 4, atau Duolingo English Test dengan skor minimal 110.

Proses pembelajaran berlangsung selama 1 tahun akademik. Struktur perkuliahan dibagi menjadi studi di GeorgetownSFS Asia Pacific Jakarta pada semester ganjil, dilanjutkan studi di Georgetown University Washington DC pada semester genap, ditambah modul satu minggu di kampus Qatar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author