Pemerintah dan BUMN Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Tiga Wilayah
Pemerintah daerah bersama PT Nindya Karya mengakselerasi pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Medan, dan Kabupaten Kediri pada Kamis, 21 Mei 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan proyek infrastruktur pendidikan tersebut selesai tepat waktu demi memperluas akses pembelajaran yang merata.
Hingga pertengahan Mei 2026, kemajuan fisik pengerjaan di berbagai wilayah menunjukkan deviasi positif di atas target rencana. Kompleksitas pembangunan mencakup fasilitas komprehensif mulai dari gedung kelas terpadu, asrama, rumah susun guru, hingga sarana olahraga.
Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi pembangunan di Deli Serdang dan Kota Medan pada Selasa, 19 Mei 2026. Ia mengapresiasi kinerja seluruh tim di lapangan yang mampu menjaga ritme kerja.
"Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ujar Michael Umbas.
Manajemen menekankan bahwa percepatan pembangunan harus dibarengi dengan penguatan koordinasi lintas pihak serta jaminan keselamatan kerja. Pihak perusahaan melihat pengerjaan struktural di Kota Medan sudah memperlihatkan bentuk fisik yang matang.
"Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal," lanjut Michael Umbas.
Evaluasi berkala terus dilakukan untuk memastikan fungsi fasilitas dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar setelah diserahterimakan. Faktor kualitas bangunan tetap menjadi tolok ukur utama penyelesaian proyek.
"Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat," pungkas Michael Umbas.
Sementara itu, peninjauan di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dilakukan oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan pada Kamis, 21 Mei 2026. Pemerintah kabupaten optimis pengerjaan rampung total pada bulan depan.
"Bersama Pak Ariel dan tim, kami optimis kegiatan ini dapat terselesaikan dengan baik pada 20 Juni mendatang," ujar Adlin Tambunan.
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas realisasi proyek edukasi ini. Kehadiran sarana baru tersebut diyakini akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden atas pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sergai. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memberikan dampak yang sangat baik bagi anak-anak. Sukses selalu untuk kita semua," kata Adlin Tambunan.
Realisasi fisik di Serdang Bedagai tercatat menyentuh 53,71 persen dari target awal sebesar 50,93 persen. Pengawasan ketat diterapkan agar deviasi positif ini konsisten hingga target operasional terpenuhi.
"Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan," ucap Adlin Tambunan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengonfirmasi bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan Raya III, Kecamatan Medan Tuntungan, kini telah menyentuh angka 73 persen. Proyek di atas lahan enam hektare ini diklaim sebagai salah satu yang tercepat di Indonesia.
"Memasuki bulan kelima, kami melihat perkembangannya sangat pesat dan sangat baik. Bahkan sudah mencapai 73 persen," ujar Rico Waas dilansir dari Antara.
Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendukung penuh dengan membangun infrastruktur penunjang di sekitar kawasan sekolah. Dukungan tersebut meliputi perbaikan jalan akses, pembuatan sistem drainase baru, hingga pengadaan lampu penerangan jalan.
"Pengerjaannya kami nilai sangat maksimal, teliti, semuanya tertata rapi, bagus, fasilitasnya memadai, dan dirancang dengan konsep yang matang. Saya kira patut diberi apresiasi, putra-putri bangsa kita mampu mengerjakan proyek sekonsisten ini dalam waktu yang relatif singkat," tutur Rico Waas.
Fasilitas ini nantinya difokuskan untuk memberikan pengajaran dan pelatihan terbaik, termasuk bagi anak-anak yang memerlukan perhatian khusus. Hal ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang menuju generasi emas.
"Terlebih lagi, focus utamanya adalah memastikan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus mendapatkan fasilitas, pengajaran, dan pelatihan terbaik," ujarnya.
Di Jawa Timur, PT Nindya Karya mengebut pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri yang telah mencapai 57 persen dari total perencanaan. Project Director PT Nindya Karya Bayu Apriyadi menjelaskan, proyek di atas lahan 7,6 hektare ini sempat terkendala keterbatasan armada material mitra, namun berhasil diatasi menggunakan armada internal perusahaan.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Kami terus memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh ribuan siswa yang membutuhkan," kata Bayu Apriyadi dalam keterangan tertulis yang dilansir dari Detik Finance.
"Kami meyakini bahwa sinergi ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi yang lebih penting, akan membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkap Bayu Apriyadi.