Polsek Cileungsi Tangkap Pelaku Penipuan Tarik Tunai Berbukti Transfer Palsu

Share

Polsek Cileungsi menangkap seorang pria yang diduga melakukan penipuan modus tarik tunai menggunakan bukti transfer palsu di sebuah SPBU wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah dilaporkan telah beraksi sebanyak 10 kali dalam kurun waktu dua bulan.

Aksi pelaku terungkap setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap laporan kecurigaan aktivitas transaksi di area tersebut, seperti dilansir dari Detikcom pada Senin (1/6).

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan awal mula tindakan kriminal yang dilakukan oleh pelaku di lokasi kejadian tersebut.

"Peristiwa pertama diketahui terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026. Dengan modus yang terbilang nekat, pelaku mengisi bahan bakar jenis pertamax dan meminta layanan tarik tunai kepada petugas SPBU," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Senin (1/6).

Tindakan penipuan ini terus berlanjut karena pelaku mengelabui petugas dengan menunjukkan konfirmasi pembayaran yang telah dimanipulasi.

"Dari catatan pihak SPBU, pelaku telah dua kali berhasil menjalankan aksinya di tempat yang sama dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp 2 juta," bebernya.

Pelaku mencoba kembali mendatangi lokasi yang sama untuk melakukan perbuatan serupa, namun petugas yang sudah waspada langsung menghentikannya pada Sabtu (30/5).

"Anggota Polsek Cileungsi yang dibantu petugas SPBU berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian," tuturnya.

Saat melancarkan aksinya, pria tersebut mengendarai mobil milik rekannya yang telah dimodifikasi pada bagian tanda nomor kendaraan.

"Untuk melancarkan aksinya, pelaku bahkan nekat menggunakan mobil yang dipasangi pelat nomor dinas kepolisian palsu. Pelat nomor tersebut diketahui dipesan dari pembuat pelat nomor di pinggir jalan guna mengelabui petugas dan korban," sebutnya.

Pihak penyidik kini tengah mendalami keterangan dari pelaku untuk mencari tahu kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain.

"Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun korban tambahan," kata Edison.

Berdasarkan hasil interogasi mendalam, kepolisian menemukan fakta bahwa ruang lingkup operasi penipuan pelaku ternyata cukup luas di wilayah Bogor.

"Fakta mengejutkan terungkap dalam proses interogasi. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, pelaku diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak sepuluh kali di berbagai SPBU," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison.

Selain memalsukan pelat nomor kendaraan, pelaku juga menggunakan metode penyamaran lain agar tidak dicurigai oleh pegawai pom bensin.

"Bahkan, untuk mengelabui korbannya, pelaku pernah menyamar menggunakan seragam SMA saat melakukan penipuan di salah satu SPBU di Kota Bogor," jelasnya.

Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti penunjang kejahatan telah diamankan di kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author