Rigen Rakelna Ubah Gaya Hidup Usai Operasi Batu Ginjal
Komedian Rigen Rakelna mulai meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatannya dengan rutin berolahraga pasca-menjalani operasi batu ginjal beberapa waktu lalu. Perubahan pola hidup tersebut dilakukan setelah mendapatkan teguran dari dokter, seperti dilansir dari Detik Hot pada Senin (1/6/2026).
"Iya pastilah, harus care sama diri sendirilah karena kan kemarin juga habis operasi batu ginjal," kata Rigen.
Kondisi fisik yang jarang bergerak sebelumnya membuat pria berusia 33 tahun itu harus menerima peringatan dari tim medis agar mulai menjaga kesehatan.
"Itu juga salah satu teguran dari dokter adalah ya harus jaga kesehatan, jaga pola hidup karena nggak pernah olahraga sama sekali gitu sebelumnya kan," ungkap Rigen.
Sebelum mengalami masalah kesehatan ini, berat badan Rigen sempat menyentuh angka 116 kilogram pada periode tahun 2020 hingga 2023. Namun, ia sudah memulai program diet sejak tahun 2024 hingga berat badannya kini berada di kisaran 90-an kilogram.
"Pernah dulu di atas 100. Tahun 2020, 2021 sampai 2023 kayaknya dulu 116 pernah nembus. Tapi dietnya udah lama, dari 2024 udah start run, ya di 90-an lah," tutur Rigen.
Meskipun mulai menjaga kondisi tubuh, Rigen mengaku tidak memiliki pantangan makanan tertentu karena hasil pemeriksaan darahnya masih normal. Kadar kolesterol dan gula darahnya berada dalam kondisi baik, meskipun ia memiliki riwayat asam urat yang tidak terlalu mengganggu aktivitas.
"Nggak ada sih. Dari dokter soalnya cek darah juga so far aman-aman aja. Kolesterol aman, gula aman. Jadi ya paling ada asam urat, cuma asam urat juga nggak terlalu mengganggu. Jadi nggak yang harus ngerem, nggak makan sama sekali gitu. Jadi masih nggak ada pantangan," jelas Rigen.
Inisiatif untuk berolahraga ini diakui Rigen murni muncul setelah dirinya mengalami sakit, dan bukan karena adanya tekanan atau paksaan dari pihak luar.
"Iya pascasakit sih. Setelah sakit tuh baru mulai, eh buat coba olahraga-olahraga gitu," kata Rigen.
Sang istri serta orang-orang terdekatnya juga tidak memberikan tuntutan khusus terkait aktivitas fisik yang harus dijalaninya.
"Nggak sih, istri juga nggak yang nge-push juga harus olahraga gitu. Jadi nggak ada tekanan dari mana-mana, ya emang keinginan sendiri aja," ujar Rigen.
Untuk menjaga konsistensi, Rigen memilih jenis olahraga bersepeda santai di sekitar lingkungan rumahnya sembari mengampanyekan pentingnya bergerak kepada masyarakat.
"Sepeda biasa, sepedaan keliling-keliling aja, keliling komplek. Makanya kan gue campaign-nya istilahnya minimal geraklah, jangan diam-diam doang di rumah. Di rumah lu ada pergerakan, minimal bergerak ya main sepeda, ngapain gitu, main padel kek," tutur Rigen.
Selain bersepeda, ia kini juga mulai menjajaki aktivitas olahraga di pusat kebugaran.
"Nge-gym sekarang udah, udah coba. Tapi maksudnya lagi baru mencobanya gitu. Jadi mudah-mudahan konsisten, mudah-mudahan suka. Ya harusnya sih suka ya, harusnya sih bisalah gitu," harap Rigen.