Wisatawan Padati Ranu Regulo Saat Kawasan Bromo Tutup Ritual Adat
Sebanyak 2.316 wisatawan mengunjungi kawasan Ranu Regulo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada 27 hingga 31 Mei 2026 saat momen libur Idul Adha sampai Waisak, dilansir dari Detik Travel.
Lonjakan kunjungan ini tetap terjadi secara signifikan meskipun kawasan wisata utama Gunung Bromo sedang ditutup sementara sejak 30 Mei sampai 2 Juni untuk keperluan ritual adat Yadnya Kasada.
Data dari Balai Besar TNBTS menunjukkan bahwa ribuan pelancong tersebut mengakses danau vulkanik eksotis setinggi 2.100 meter di atas permukaan laut ini melalui pintu masuk Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Pintu masuk dari sisi Kabupaten Malang menyumbang sebanyak 1.362 wisatawan, dengan rincian 737 orang melakukan kunjungan biasa dan 625 orang memilih untuk berkemah di sekitar area danau.
Sementara itu, pintu masuk dari arah Kabupaten Lumajang mencatat sebanyak 954 pergerakan wisatawan, yang terdiri atas 572 pengunjung harian serta 382 orang yang melakukan aktivitas berkemah.
Puncak kepadatan arus kunjungan dan aktivitas berkemah dilaporkan terjadi pada 31 Mei 2026 dengan jumlah mencapai 875 wisatawan dalam satu hari.
Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS, Hendra Wisantara mengonfirmasi tingginya angka pergerakan pelancong yang memanfaatkan momen libur panjang tersebut.
"Selama momen libur tersebut terdapat 2.316 wisatawan yang berkunjung ke kawasan Ranu Regulo," kata Ketua Tim Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu, dikutip dari ANTARA.
Pihak otoritas taman nasional mengantisipasi lonjakan ini dengan memperketat pengawasan di lapangan melalui sinergi antarinstitusi untuk menjaga ketertiban.
"Meski kunjungan di Bromo tutup keselamatan wisatawan tetap menjadi prioritas, maka dari itu kami bekerja sama mendirikan posko khusus pengunjung Ranu Regulo yang lokasinya berada di Ranu Pani," kata dia.
Langkah pengamanan ini diambil demi memastikan situasi tetap kondusif mengingat destinasi yang menawarkan pemandangan air jernih dan hutan pinus ini sangat diminati oleh para pencinta alam.
"Pengunjung harus mengikuti setiap aturan yang berlaku di kawasan TNBTS," tutur dia.
Bagi pengunjung domestik, pengelola TNBTS menetapkan tarif tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp24.000 pada hari kerja dan Rp34.000 untuk akhir pekan atau hari libur nasional.