Peretas Bobol Akun Instagram Obama White House Lewat Meta AI
Peretas memanfaatkan celah keamanan prompt injection pada asisten dukungan Meta AI untuk mengambil alih akun Instagram resmi Obama White House pada Minggu (31/5/2026). Insiden ini memicu kekhawatiran global setelah akun yang tidak aktif sejak 2017 tersebut mengunggah gambar propaganda politik.
Metode serangan dilakukan dengan mengelabui asisten Meta AI menggunakan VPN yang cocok dengan lokasi akun target. Penyerang mengirimkan pesan instruksi palsu agar kecerdasan buatan tersebut mengirimkan tautan atur ulang kata sandi langsung ke surel peretas, meskipun fitur otentikasi dua faktor (2FA) telah aktif.
Akun @obamawhitehouse yang memiliki sekitar 2,4 juta pengikut tersebut kemudian mengunggah gambar buatan AI dan beberapa Instagram Stories. Unggahan tersebut memuat foto jenderal Iran Qasem Soleimani dengan pesan provokatif yang langsung viral di media sosial.
Pihak Meta selaku perusahaan induk Instagram segera melakukan tindakan pemulihan setelah mendeteksi adanya akses ilegal tersebut.
"The White House is under Shiites' control" kata perwakilan Meta saat mengonfirmasi bahwa akun telah diamankan dan materi tidak sah telah dihapus.
Hingga kini, pihak berwenang maupun Meta belum merilis identitas resmi atau asal negara dari kelompok yang bertanggung jawab atas peretasan ini. Neowin melaporkan celah keamanan Meta AI ini diduga telah aktif sejak Februari 2026 dan telah memengaruhi ribuan akun lainnya.