Kakorlantas Polri Pantau Kelancaran Arus Lalu Lintas Jalur Puncak
Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia Irjen Agus Suryonugroho memantau langsung kondisi arus lalu lintas libur panjang akhir pekan di Pos Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (1/6/2026).
Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan penanganan kepadatan volume kendaraan yang dilaporkan mencapai hampir 40 ribu unit dalam kurun waktu 24 jam di kawasan wisata Puncak tersebut.
Lonjakan volume kendaraan yang signifikan menuju wilayah Puncak terjadi sejak akhir pekan, seperti yang dilansir dari Detikcom.
"Atas izin Bapak Kapolri, kami hadir di lapangan. Tentunya sudah satu pekan dari hari Rabu kemarin kami sudah pantau di jalan tol. Dan hari ini kami berada di Jawa Barat khususnya di Gadog," kata Irjen Agus, Kakorlantas Polri.
Pihak kepolisian mencatat bahwa pergerakan kendaraan mengalami eskalasi tertinggi dari hari Sabtu hingga hari Senin.
"Tadi informasi dari Kasat Lantas untuk kepadatan arus memang terjadi dari Sabtu-Minggu cukup padat dan bahkan puncaknya di hari Sabtu Minggu dan hari ini, 24 jam itu sebesar hampir 40 ribu," lanjut Irjen Agus, Kakorlantas Polri.
Pengendalian situasi di jalanan sejauh ini dinilai berjalan dengan optimal oleh korps lalu lintas. Penerapan sistem satu arah menuju Jakarta juga telah diberlakukan oleh petugas sejak siang hari untuk mengurai kepadatan.
Kakorlantas mengonfirmasi bahwa kesiagaan personel lalu lintas di seluruh wilayah Indonesia ikut berkontribusi dalam menjaga kelancaran jalur-jalur utama di pulau Jawa dan Sumatera.
"Pada prinsipnya semuanya terkendali baik Trans Jawa termasuk juga yang menuju Cipularang, Trans Sumatera, laporan dari jajaran lantas seluruh Indonesia juga aktif hadir di lapangan," ungkap Irjen Agus, Kakorlantas Polri.
Himbauan keselamatan berkendara turut ditekankan bagi para pengguna jalan tol, terutama mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik dan tertib lajur bagi angkutan berat.
"Termasuk juga pada saat Rakornas kemarin saya menghimbau kembali bahwa penggunaan rotator, sirine, tetap kami laksanakan tetap kami gunakan tetapi khusus untuk di jalan tol untuk patroli di jalan tol saya izinkan menggunakan agar supaya pada jam-jam rawan dari kendaraan maupun dari PJR, ermasuk jajaran Lantas itu bisa menghimbau kendaraan-kendaraan yang melintas di jalan tol," tutur Irjen Agus, Kakorlantas Polri.
Hingga saat pemantauan dilakukan, dilaporkan tidak ada insiden kecelakaan lalu lintas yang menonjol di kawasan Puncak.
"Kita kan sudah ada traffic counting, dari Kasat Lantas tadi menjelaskan ketika sekian ribu perjam kita harus lakukan langkah-langkah pengalihan dan bahkan nanti contraflow termasuk one way," pungkas Irjen Agus, Kakorlantas Polri.