Kolonel Sanders Ternyata Pernah Mengkritik Tajam Saus Gravy KFC

Share

Kolonel Harland Sanders dikenal sebagai sosok penting yang sukses membangun jaringan restoran cepat saji raksasa KFC. Meskipun berhasil menciptakan menu ayam goreng yang mendunia, sang pendiri ternyata sangat membenci salah satu menu populer di restorannya sendiri.

Seperti dikutip dari Detik Food, menu yang memicu kekecewaan besar bagi sang penemu resep ikonik tahun 1939 tersebut adalah saus gravy. Masalah ini mulai muncul ke permukaan setelah ia memutuskan untuk menjual perusahaan KFC kepada sekelompok investor pada tahun 1964.

Walaupun sudah tidak memiliki hak kepemilikan, Sanders tetap aktif menjadi wajah publik sekaligus juru bicara resmi perusahaan. Melalui laporan The Takeout, ia diketahui sangat sering menyuarakan kekhawatiran mengenai perubahan resep makanan yang terjadi di dalam restoran.

Kritik paling tajam dari sang pencipta menu ini tercatat dalam sebuah sesi wawancara bersama Courier-Journal di Louisville, Kentucky pada tahun 1978. Dalam kesempatan tersebut, ia secara blak-blakan memberikan penilaian buruk terhadap kualitas saus pendamping tersebut.

Menurut laporan nypost.com (31/5), Sanders menilai cita rasa saus itu sangat buruk dan membandingkannya dengan cairan pelekat kertas dinding. Ia menegaskan bahwa hidangan tersebut sudah kehilangan kualitas asli dari resep yang dulu ia perkenalkan.

"Mereka membeli air keran seharga 15 hingga 20 sen per 1.000 galon, lalu mereka mencampurnya dengan tepung dan pati dan akhirnya mendapatkan pasta lem wallpaper murni itu."

Tidak berhenti di situ, sang pendiri juga menyatakan bahwa formula saus kental tersebut tidak memiliki kandungan nutrisi yang baik. Atas alasan itu, ia berpendapat bahwa menu pendamping tersebut sebenarnya tidak layak untuk dipasarkan kepada konsumen.

Protes keras dari sang Kolonel memicu kontroversi besar hingga berujung pada jalur hukum. Sebuah waralaba resmi yang berlokasi di Bowling Green, Kentucky memutuskan untuk mengajukan gugatan terhadap Sanders beserta media surat kabar yang menerbitkan hasil wawancara.

Gugatan hukum tersebut akhirnya resmi ditolak, dan keputusan tersebut diperkuat oleh Mahkamah Agung Kentucky. Pihak pengadilan menilai bahwa kritik yang dilontarkan merupakan pandangan umum terhadap korporasi KFC dan tidak menyasar satu cabang spesifik.

Kendati mendapatkan penolakan keras dari sang pencipta, saus cokelat kental ini tetap memiliki basis penggemar yang sangat loyal selama berpuluh-puluh tahun. Berbagai perdebatan mengenai kelezatan menu pelengkap ini juga kerap terjadi di platform digital seperti Reddit.

Sebagian konsumen fanatik membela keberadaan menu ini karena dinilai sangat cocok sebagai makanan cepat saji yang memberikan kenyamanan. Di sisi lain, beberapa netizen meyakini adanya perbedaan resep zaman dahulu dengan versi modern.

Masyarakat internet berspekulasi bahwa formula asli era Sanders melibatkan sisa remahan kulit ayam goreng, tepung bumbu, susu, serta krim. Saat ini, saus kental berwarna cokelat tersebut dibuat dari perpaduan kaldu, mentega, dan tepung yang dimasak hingga mengental sebagai pelengkap kentang tumbuk atau ayam.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author