Presiden Prabowo Melayat ke Persemayaman Ryamizard Ryacudu di Kemhan
Presiden Prabowo Subianto melayat ke persemayaman mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026). Dilansir dari Detikcom, kehadiran Kepala Negara tersebut bertujuan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang wafat sehari sebelumnya.
Jenazah mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2002-2005 tersebut tiba di lokasi pada pukul 07.35 WIB dan ditempatkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan bertindak sebagai inspektur upacara dalam prosesi persemayaman militer ini.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memiliki kedekatan personal yang panjang dengan Ryamizard Ryacudu sejak masa pendidikan taruna. Penghormatan sebelum upacara memperlihatkan hubungan erat yang telah terjalin selama puluhan tahun di antara keduanya.
"Tadi saya juga tidak ada di sini. Bapak sudah ada di sana, tapi Presiden juga menyampaikan respect kepada almarhum karena juga mengenal secara pribadi sejak dulu, sejak di zaman Taruna bersama-sama," kata Fadli Zon, Menteri Kebudayaan.
Hubungan emosional yang kuat tersebut dinilai menjadi alasan kehadiran langsung Presiden Prabowo di tempat persemayaman. Fadli Zon menambahkan bahwa kebersamaan masa lalu itu membentuk rasa hormat yang mendalam.
"Saya kira penghormatan yang dilakukan oleh Presiden tadi bersama Menteri Pertahanan sebelum melakukan upacara itu menunjukkan kedekatan beliau dengan sosok almarhum Pak Ryamizard Ryacudu," ujarnya Fadli Zon.
Wafatnya Ryamizard Ryacudu pada Minggu, 31 Mei 2026, menjadi duka mendalam bagi jajaran pemerintahan dan militer Indonesia. Tokoh nasional ini tercatat pernah mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014-2019.
"Kita sangat kehilangan seorang tokoh yang pernah menjadi Menteri Pertahanan dan juga sejumlah jabatan lain di TNI. Pak Ryamizard Ryacudu, seorang yang saya juga kenal secara pribadi," katanya Fadli Zon.
Karakter kepemimpinan almarhum juga membekas bagi orang-orang yang mengenalnya secara personal selama bertahun-tahun. Fadli Zon mengenang Ryamizard sebagai figur militer yang memiliki ketegasan tinggi dan gaya komunikasi yang jujur.
"Seorang yang saya kira tegas, seorang yang straightforward, orang yang selalu menyampaikan kadang-kadang apa adanya. Kita mengenal Pak Ryamizard dari puluhan tahun yang lalu dan beliau juga orang yang dikenal tegas di dalam memimpin ketika itu," tuturnya Fadli Zon.
Ungkapan belasungkawa dan doa juga disampaikan agar seluruh pengabdian almarhum bagi negara mendapatkan tempat terbaik. Seluruh pihak berharap agar segala kesalahan almarhum mendapatkan ampunan.
"Semoga diterima di sisi terbaik di sisi Allah SWT dan juga semua amal ibadahnya bisa diterima dan segala kesalahannya bisa diampuni oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," imbuh Fadli Zon.