Rafael Leao Beri Sinyal Kuat Siap Tinggalkan AC Milan

Share

Masa depan Rafael Leao bersama AC Milan tampaknya segera berakhir. Winger Timnas Portugal tersebut memberikan kode keras bahwa dirinya telah bersiap untuk pergi dari San Siro pada bursa transfer musim panas ini demi mengejar tantangan baru dalam kariernya.

Pemain berusia 26 tahun ini menjadi pilar krusial I Rossoneri dalam beberapa musim terakhir. Seperti dilansir dari Bola, Leao telah membukukan 80 gol dan 65 assist dari 291 laga di seluruh kompetisi sejak diboyong dari Lille pada 2019.

Pada musim ini, performa individu Rafael Leao tetap impresif lewat torehan 10 gol dan tiga assist dari 31 pertandingan. Kendati demikian, kontribusi sang winger gagal mendongkrak prestasi kolektif AC Milan secara maksimal.

Klub raksasa Italia tersebut harus puas menyudahi kompetisi di peringkat kelima Serie A. Hasil tersebut membuat AC Milan kembali absen dari panggung Liga Champions selama dua musim berturut-turut.

Imbas dari kegagalan tersebut, manajemen mendepak pelatih Massimiliano Allegri bersama tiga petinggi klub. Di tengah situasi yang bergejolak ini, Leao merasa momen untuk angkat kaki dan mencari pengalaman di liga lain telah tiba.

"I proud karena telah menciptakan sejarah di AC Milan, tetapi saya ingin membuka babak baru," kata Leao.

"Saya merasa siap bermain di liga lain. Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Milan, namun sekarang waktunya mencoba tantangan baru," sambung Leao.

Manchester United muncul sebagai salah satu klub yang paling berhasrat menampung Rafael Leao. Tim Setan Merah dikabarkan sudah memantau situasi dan mengetahui ketersediaan sang pemain di pasar transfer.

Manajer Manchester United, Michael Carrick, berniat memperkuat kedalaman pasukannya demi mengarungi musim padat yang melibatkan Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Carabao Cup.

Di sisi lain, Leao sempat mengutarakan kekagumannya terhadap Manchester United secara terbuka. Sosok legenda Portugal, Cristiano Ronaldo, menjadi alasan utama di balik ketertarikannya tersebut.

"Tentu saja saya menyukai Manchester United karena idola saya adalah Cristiano Ronaldo. Dulu saya sering menonton mereka," kata Leao.

"Saya juga menyukai Arsenal," tambah Leao mengenai ketertarikannya pada klub Inggris lain.

Jika resmi merapat ke Old Trafford, Rafael Leao bakal bersaing ketat dengan Matheus Cunha dan Patrick Dorgu demi mengamankan tempat utama di sektor sayap kiri.

Minat Leao untuk mencicipi atmosfer sepak bola Inggris sebenarnya bukan cerita baru. Pada 2023, ia sempat menyebut Premier League sebagai kompetisi impian bagi mayoritas pesepak bola profesional.

"Saya pikir setiap pemain ingin bermain di Premier League karena kompetisi itu sangat kompetitif. Sepak bolanya menarik, tim-timnya hebat, dan memiliki audiens di seluruh dunia," ujar Leao beberapa tahun lalu.

Walau tetap menghormati kualitas Serie A, Leao tidak memungkiri bahwa berkompetisi di Premier League merupakan salah satu capaian yang ingin diraihnya di masa depan.

Saat ini, Rafael Leao masih terikat kontrak resmi dengan AC Milan hingga Juni 2028. Namun, dinamika internal klub saat ini membuat opsi kepindahan sang pemain menjadi kian realistis.

Manajemen AC Milan dilaporkan memasang banderol sebesar 43 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun untuk klausul pelepasan sang winger.

Apabila transfer ke Manchester United terwujud, proses adaptasi Leao diprediksi berjalan cepat karena adanya dua rekan senegaranya di Timnas Portugal, Bruno Fernandes dan Diogo Dalot.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author