BYD Indonesia Tanggapi Bocoran Harga Mobil Listrik M6 DM
PT BYD Motor Indonesia memberikan klarifikasi terkait spekulasi harga mobil plug-in hybrid (PHEV) terbaru mereka, M6 DM, yang beredar luas di media sosial dengan kisaran Rp310 juta hingga Rp390 juta untuk lima varian.
Model kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) elektrifikasi pertama BYD di tanah air ini sebelumnya telah resmi diperkenalkan kepada masyarakat pada tanggal 18 Mei 2026.
Head of Marketing PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, memberikan penjelasan resmi mengenai status informasi harga yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik tersebut.
"Jadi melalui ini secara official sebenarnya BYD Indonesia belum menyampaikan ke publik harga kendaraan BYD M6 DM," ujar Luther dalam acara BYD Tech Culture Fest di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026) malam.
Tingginya antusiasme konsumen yang langsung mendatangi dealer untuk memesan kendaraan membuat manajemen mengambil langkah internal dengan menyediakan angka estimasi bagi para tenaga penjual.
"Untuk itu kami melakukan internal koordinasi dengan jaringan penjualan untuk mengeluarkan indication price, atau harga estimasi. Sehingga memberikan informasi yang cukup relevan kepada customer untuk melakukan order," katanya.
Luther menjelaskan bahwa angka-angka yang tersebar ke masyarakat luas tersebut bersumber dari data panduan internal jaringan penjualan yang tidak sengaja tersebar.
"Yang disayangkan indication price-nya terinfo ke publik. Tapi kami tidak mengatakan ya dan kami tidak juga mengatakan tidak terhadap informasi itu. Namun itu bukanlah official harga yang akan BYD mengeluarkan secara resmi," ujarnya.
Pihak pabrikan memastikan bahwa angka final saat peluncuran nanti tidak akan memiliki selisih yang besar dengan informasi indikasi awal yang sudah diketahui oleh masyarakat.
"Itu hanya berupa indication price yang kami sampaikan kepada jaringan penjualan sebagai acuan," lanjut Luther.
Langkah pemberian harga estimasi ini diharapkan bisa memberikan kepastian bagi konsumen yang ingin segera mendapatkan unit kendaraan melalui sistem pemesanan lebih awal.
"Artinya indication price harusnya tidak jauh lebih ke atas atau mungkin juga ke bawah. Mudah-mudahan customer lebih percaya diri untuk memutuskan. Karena biasanya ini menyangkut kebutuhan yang ingin sesegera mungkin dapat penerangan. Sehingga mau melakukannya booking di awal," kata dia.
Dilansir dari CNBC Indonesia dan oto.detik.com, BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode yang dinamakan DM G.A.S.S. sebagai representasi dari karakter Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.
Sistem penggerak mobil ini memadukan mesin bensin bertenaga 72 kW dengan torsi 125 Nm serta Electric Hybrid System (EHS) 5.0 yang memiliki mode EV, HEV Series, dan HEV Parallel.
Melalui pengujian internal pabrikan, teknologi ini diklaim mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 65 kilometer per liter dengan jarak tempuh kombinasi baterai dan bensin melampaui 1.800 kilometer, serta kemampuan melaju hingga 300 kilometer jika menggunakan mode listrik murni.