Real Madrid Tekuk Granada 2-0 Pada Laga Pamungkas Liga F

Share

Real Madrid sukses menumbangkan Granada dengan skor 2-0 dalam pertandingan penutup musim Liga F yang berlangsung di Stadion Alfredo Di Stefano pada Minggu, 31 Mei 2026.

Kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi momen perpisahan emosional bagi penjaga gawang Misa Rodriguez selaku pemilik penampilan terbanyak klub, serta Caroline Weir yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Real Madrid.

Tim asuhan Pau Quesada langsung mendominasi permainan sejak awal laga melalui sejumlah peluang emas yang sempat dimentahkan oleh kiper Granada, Chika Hirao. Kebuntuan pecah di babak kedua setelah Athenea mencetak gol pembuka, disusul oleh gol tendangan melengkung kaki kiri dari Caroline Weir yang menandai gol ke-63 sepanjang kariernya di klub tersebut.

Hasil ini membuat Real Madrid mengakhiri kompetisi di posisi kedua dengan raihan 72 poin dari 30 pertandingan. Sepanjang musim, klub mencatatkan 62 gol dan kebobolan 18 kali, di mana mereka finis di bawah Barcelona pada seluruh ajang domestik maupun Eropa.

Sebelum pertandingan berlangsung, pelatih Granada CF Femenino, Irene Ferreras sempat memberikan keterangan kepada media klub mengenai beratnya menghadapi jadwal pertandingan yang padat jelang laga terakhir musim ini.

"es complicado afrontar dos partidos en apenas cuatro días y que "el desenlace del último partido fue duro de asumir, pero sabemos los motivos por los que pasó lo que pasó y ahora queremos volver a ser competitivas" kata Irene Ferreras, Pelatih Granada CF Femenino.

Irene Ferreras menegaskan bahwa skuatnya memiliki ketangguhan mental yang sudah teruji sepanjang kompetisi untuk kembali bangkit demi mengakhiri musim dengan hasil yang baik.

"Nos hemos levantado muchas veces a lo largo de la competición y queremos terminar con buen sabor de boca" ujar Irene Ferreras, Pelatih Granada CF Femenino.

Meskipun mengakui keunggulan kualitas di atas kertas milik Real Madrid, ia percaya bahwa aspek kolektivitas dan mental dapat memangkas perbedaan kualitas permainan di lapangan.

"sobre el papel el Real Madrid es mejor en todo, pero desde lo colectivo y lo mental podemos minimizar esa diferencia" kata Irene Ferreras, Pelatih Granada CF Femenino.

Oleh karena itu, ia meminta para pemainnya untuk menunjukkan karakter yang kuat demi menjaga konsistensi permainan sepanjang laga pamungkas tersebut.

"La clave será no desesperarse y saber gestionar los esfuerzos" tutur Irene Ferreras, Pelatih Granada CF Femenino.

Pertandingan ini menjadi penutup rangkaian kompetisi bagi kedua tim, dengan Granada yang harus merelakan kehilangan poin di laga terakhir mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author