Mantan Kepala CDC Sebut Dunia Gagal Hadapi Ancaman Pandemi Baru
Kesiapan dunia dalam menghadapi ancaman pandemi berikutnya dinilai masih sangat rapuh akibat pemotongan anggaran kesehatan masyarakat di Amerika Serikat dan respons buruk terhadap wabah Ebola saat ini, dilansir dari Bloombergtechnoz pada Minggu (31/5/2026).
Mantan Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS Tom Frieden menegaskan bahwa situasi penanganan kesehatan global sekarang menjadi sinyal buruk bagi masa depan.
"Wabah Ebola ini tidak akan menyebabkan pandemi, tidak akan menimbulkan risiko signifikan bagi sejumlah besar warga Amerika," kata Tom Frieden, CEO Resolve to Save Lives Inc., di Bloomberg This Weekend.
Frieden menambahkan bahwa situasi krisis yang terjadi saat ini merupakan sebuah uji ketangguhan bagi sistem kesehatan global.
"Ini adalah ujian stres, dan ini adalah ujian stres yang tidak berhasil dilalui dunia. Saya akan mengatakan sejauh ini kita gagal, dan itu pertanda buruk untuk masa depan," kata Tom Frieden.
Penyebaran strain Bundibugyo dari virus Ebola dilaporkan meluas dengan cepat di Afrika. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika mencatat terdapat 1.077 kasus dugaan dari penularan virus tersebut hingga Kamis lalu.
Penutupan sebagian wilayah perbatasan kini telah diterapkan di antara Kongo, Uganda, dan Rwanda. Kebijakan pembatasan tersebut berdampak langsung pada hambatan alur koordinasi bantuan serta penyaluran pertolongan bagi para korban.
Kekurangan dana juga menjadi kendala utama setelah para pejabat Afrika menyatakan bahwa komitmen bantuan yang diterima baru memenuhi sedikit di atas separuh dari total kebutuhan dana sebesar US$500 juta.
Kondisi ini diperparah dengan berkurangnya kehadiran kesehatan masyarakat global AS sejak Presiden Donald Trump menjabat. Padahal, AS sebelumnya kerap memfasilitasi respons cepat melalui penyediaan transportasi udara untuk bantuan.
Frieden, yang memimpin CDC pada masa pemerintahan Presiden Obama, mengkritik keras langkah pemerintahan Trump yang menghentikan iuran ke WHO, memangkas 3.000 pekerjaan di CDC, dan mencopot pimpinan senior lembaga.
"Pertahanan kita melemah," kata Tom Frieden.
Ia menekankan perlunya penguatan kapasitas institusi kesehatan internasional demi menghadapi ancaman global ke depan.
"WHO perlu lebih kuat. CDC perlu tangguh," kata Tom Frieden.