Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Share

Dunia militer dan pemerintahan Indonesia berduka atas berpulangnya mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB.

Kabar duka mengenai meninggalnya mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan medis di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) rumah sakit tersebut.

Pihak Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa jenazah mantan perwira tinggi militer tersebut saat ini sedang dipindahkan menuju ruang pemulasaraan di rumah duka RSPAD.

"Benar, kami mendapat informasi berita dukacita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini," kata Brigjen Rico saat dikonfirmasi kepada detikcom.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan tersebut menambahkan keterangan mengenai waktu dan lokasi tempat almarhum mengembuskan napas terakhir.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD," kata Rico di Jakarta kepada Kabarpublik.id.

Terkait prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir, pihak kementerian masih melakukan koordinasi intensif dengan kerabat dekat almarhum.

"Rencana selanjutnya masih menunggu keputusan pihak keluarga," ujarnya Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait.

Berdasarkan catatan rekam jejaknya, Ryamizard Ryacudu lahir pada 21 April 1950 dan merupakan lulusan Akabri Darat tahun 1974 dengan karier yang terus meningkat di jajaran TNI.

Almarhum pernah dipercaya memimpin Kodam V/Brawijaya pada 1999, Pangdam Jaya/Jayakarta pada 1999-2000, Pangkostrad periode 2000-2002, hingga menjabat KSAD sampai tahun 2005.

Nama almarhum sempat diajukan ke DPR sebagai kandidat Panglima TNI, serta sempat digadang-gadang sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo pada Pemilu 2014.

Pada periode 2014-2019, Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pertahanan dengan salah satu program capaian utamanya yakni Bela Negara.

Selama mengabdi, almarhum menerima Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pada 2019 serta Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Ilmu Pertahanan bidang Perang Semesta dari Universitas Pertahanan RI pada 2021.

Jabatan Menteri Pertahanan kemudian diserahterimakan dari Ryamizard Ryacudu kepada Prabowo Subianto yang memimpin kementerian tersebut untuk periode 2019 hingga 2024.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author