San Antonio Spurs Melaju ke Final NBA Usai Tekuk Oklahoma City

Share

San Antonio Spurs berhasil mengamankan tiket ke babak Final NBA setelah menundukkan tuan rumah Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 dalam pertandingan penentu Game 7 Final Wilayah Barat pada Sabtu, 30 Mei 2026 waktu setempat.

Kemenangan di Oklahoma City tersebut sekaligus memastikan keunggulan Spurs dengan agregat 4-3 dalam seri playoff, sekaligus menghentikan dominasi Thunder sebagai juara bertahan NBA.

Pebasket asal Prancis, Victor Wembanyama, tampil dominan dengan mencetak 22 poin dan 7 rebound pada laga penentu tersebut, hingga akhirnya dinobatkan secara aklamasi sebagai MVP Final Wilayah Barat 2026 dengan meraih seluruh sembilan suara dari panel media.

Sepanjang tujuh pertandingan sengit melawan Thunder, pemain berusia 22 tahun tersebut menorehkan statistik impresif berupa rata-rata 27,3 poin, 10,9 rebound, 3,1 assist, 1,4 steal, dan 2,7 blok per pertandingan.

Keberhasilan San Antonio Spurs ini memicu pujian dari rekan setim dan analis basket, sementara bagi New York Knicks, kepastian ini mengakhiri masa tunggu mereka karena laga Game 1 Final NBA dijadwalkan baru akan bergulir pada Rabu, 3 June 2026.

Pertandingan krusial ini juga diwarnai momen krusial saat Wembanyama harus ditarik keluar akibat melakukan pelanggaran kelimanya ketika kuarter keempat menyisakan waktu 6 menit 48 detik.

Luke Kornet masuk sebagai pengganti dan langsung melakukan aksi penyelamatan lewat sebuah chasedown block terhadap pemain Thunder, Isaiah Hartenstein, setelah sebelumnya melakukan kesalahan umpan.

Aksi blok yang krusial tersebut langsung menghentikan momentum kebangkitan Thunder dan menjaga keunggulan Spurs hingga akhir pertandingan.

"I did a poor job of getting the catch, so then I had to redeem myself," ujar Luke Kornet, Pemain Cadangan San Antonio Spurs.

Aksi penyelamatan di sisa waktu penting dalam laga Game 7 tersebut langsung membuat para pemain di bangku cadangan menyamakan aksinya dengan blok legendaris LeBron James pada Final NBA 2016.

"Someone from the bench yelled, ‘Who is it? LeBron James?’ We’ll see which one has more staying power in the record books of history," kata Luke Kornet, Pemain Cadangan San Antonio Spurs.

Di kubu lawan, bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, tampil impresif walau gagal membawa timnya mempertahankan gelar juara setelah mengalami penurunan performa pada laga Game 6 sebelumnya.

"I was tossing and turning a little bit for sure," kata Devin Vassell, Forward San Antonio Spurs.

Kondisi emosional dan tensi tinggi dari laga penentu ini juga dirasakan oleh para pemain lain sejak sebelum pertandingan dimulai, yang membuat waktu istirahat mereka terganggu akibat tekanan mental yang besar.

"I (knew) I got to get good sleep because I (knew) they were going to be pl…" kata Devin Vassell, Forward San Antonio Spurs.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author